kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45923,47   -12,05   -1.29%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Usai IPO, Bersama Zatta Jaya (ZATA) Akan Tambah 7 Toko Baru Tahun Ini


Selasa, 07 Februari 2023 / 07:15 WIB
Usai IPO, Bersama Zatta Jaya (ZATA) Akan Tambah 7 Toko Baru Tahun Ini


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan produsen busana muslim PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) bersiap melakukan ekspansi bisnisnya usai melantai di Bursa Saham. ZATA mengaku akan membuka 7 toko barunya secara bertahap di beberapa cabang wilayah yang tersebar di Indonesia.

“Tahun 2023 kita akan buka 7 toko secara bertahap di beberapa cabang wilayah, yakni ada 1 toko di Padang, 2 toko di Bandung, 2 toko di Jabodetabek, 1 toko di Surabaya, dan 1 toko di Lamongan,” kata Direktur Utama PT Bersama Zatta Jaya, Elidawati kepada Kontan saat Public Expose, Senin (6/2).

Penambahan toko baru tersebut akan menggunakan perolehan dana hasil penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp143,52 miliar dari total dana yang diperoleh sebesar Rp 170 miliar.

Baca Juga: Pemegang Saham Jualan Selama Periode Lock Up, Ini Kata Bersama Zatta Jaya (ZATA)

“Penambahan toko baru ini berasal dari dana hasil IPO kita tahun lalu yang akan kita optimalkan,” kata Elidawati.

Saat ini ZATA tercatat memiliki 42 toko ritel busana muslim. Jumlah ini diakui perseroan lebih sedikit dibandingkan tahun 2021 lalu yang berjumlah 65 toko. Efek pandemi membuat penjualan busana muslim milik ZATA menurun drastis yang berefek pada penutupan toko-toko ritelnya.

“Saat ini kita memiliki 42 toko, jumlah ini lebih sedikit dari tahun 2021 lalu yang kita punya ada 65 toko, tapi terpaksa kita tutup sebagian karena pandemi. Dan di tahun 2023 kita berupaya untuk menambah 7 toko baru,” terangnya.

 

Sebelumnya manajemen ZATA menargetkan untuk dapat membuka toko baru tersebut sebelum momen Lebaran tahun ini, namun sepertinya target tersebut akan sulit untuk terpenuhi.

“Kita targetkan sebelum lebaran sudah buka, tapi ini sudah Februari dan sangat dekat dengan lebaran, kemungkinan kita akan buka usai Lebaran,” kata Elidawati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×