Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketahanan pasokan energi nasional tetap terjaga setelah periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI), di tengah potensi dampak gejolak geopolitik global terhadap sektor energi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah telah menyiapkan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang untukmenjaga stabilitas pasokan energi domestik.
Fokus utama pemerintah adalah memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) agar tidak terjadi kelangkaan di dalam negeri.
Baca Juga: Menteri ESDM Bahlil Sebut BP Garap Proyek Amonia di Papua Barat
“Strateginya setelah Maret pun sudah kita lakukan. Bagi yang penting adalah kita, stok semuanya harus ada, supaya tidak ada kelangkaan di Indonesia. Baik LPG, bensin, maupun solar,” ujar Bahlil ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, pemerintah juga tetap berkomitmen menghadirkan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, besaran subsidi akan disesuaikan dengan perkembangan harga minyak dunia dan dinamika geopolitik global.
“Menyangkut harga, negara akan tetap hadir untuk subsidi. Tetap akan hadir. Berapa harga subsidinya, itu kita lihat perkembangan geopolitik. Tapi kalau dengan harga insyaallah kalau 100 dolar, rata-rata sekarang kan 70 dolar. Kalau mau 100 dolar, itu insyaallah masih dalam koridor APBN, masih bisa kita exercise,” jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian ESDM mulai mengantisipasi dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang diperkirakan berpotensi memengaruhi sektor energi nasional mulai April 2026.
Baca Juga: Tahan Gejolak Global, RI Bangun Storage BBM untuk 3 Bulan
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan, pemerintah tengah menyiapkan langkah antisipatif pasca momentum RAFI dengan memastikan kecukupan stok energi, termasuk BBM, LPG, dan minyak mentah.
“Dampaknya itu akan nanti bisa kita rasakan pada mulai April. Oleh karena itu langkah-langkah penting untuk tersebut sudah kita lakukan bagaimana menyiapkan stok yang memadai untuk BBM, LPG dan juga crude oil-nya,” ujarnya saat meninjau infrastruktur energi PT Pertamina Patra Niaga di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













