kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Utilitas Industri Semen Ditargetkan Capai 70% pada Tahun Ini


Rabu, 05 Juni 2024 / 18:00 WIB
Utilitas Industri Semen Ditargetkan Capai 70% pada Tahun Ini
ILUSTRASI. Pabrik PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan peningkatan utilitas industri semen nasional dapat mencapai angka 70% di tahun 2024.

Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperin Putu Nadi Astuti mengatakan sejak tahun 2017, utilitas semen Indonesia memang selalu berada di bawah 70%.

"Semenjak tahun 2017 memang di bawah 70%, jadi bervariasi antara 60-65% dan utilisasi di tahun 2023 ini hanya 58%. Jadi memang industri semen nasional bisa dikategorikan over kapasitas," katanya dalam acara Press Briefing, Selasa (04/06).

"Kalau sekarang utilitas kan 58%, ya peningkatannya, target optimis itu di angka 65-70%," tambahnya.

Baca Juga: Lulusannya Terserap di Industri, Unit Pendidikan Vokasi Kemenperin Diidolakan

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Kemenperin tengah menggarap proses SNI bagi beton pracetak, beton prategang, dan barang dari semen lainnya.

"Kemenperin sedang memproses SNI wajib untuk barang-barang dari semen, harapannya dengan adanya SNI wajib dengan ketentuan yang baru bisa kendalikan impor produk dari semen," ujar dia. 

Dengan pengurangan impor produk dari semen, diharapkan agar berpengaruh pada pemanfaatan semen dalam negeri.

"Dengan adanya SNI wajib, kita berharap impornya bisa dikendalikan dan dikurangi. Supaya proyek-proyek swasta juga bisa memanfaatkan kapasitas semen," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×