kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.270   35,03   0,56%
  • KOMPAS100 823   5,11   0,62%
  • LQ45 627   3,56   0,57%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 352   2,23   0,64%
  • IDXHIDIV20 433   2,26   0,53%
  • IDX80 94   0,50   0,54%
  • IDXV30 119   0,29   0,24%
  • IDXQ30 112   0,58   0,52%

VinFast Gandeng Green SM, Dorong Mobil EV Jadi Sumber Pendapatan


Selasa, 04 Agustus 2026 / 10:09 WIB
VinFast Gandeng Green SM, Dorong Mobil EV Jadi Sumber Pendapatan
ILUSTRASI. VinFast gandeng Green SM untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui program rent-to-earn atau 'Sewa Jadi Cuan' (DOK/Chelsea Anastasia)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, berkolaborasi dengan perusahaan layanan taksi Green SM untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Melalui program rent-to-earn atau 'Sewa Jadi Cuan', VinFast menawarkan skema yang memungkinkan pengguna memanfaatkan kendaraan listriknya untuk aktivitas produktif melalui platform Green SM.

Dari sisi strategi bisnis, Deputy CEO for Sales & Network VinFast Indonesia, Lisa Wijaya mengatakan, VinFast mengusung konsep drive worry-free dengan sejumlah pilar, mulai dari efisiensi biaya hingga layanan purna jual.

Lisa menyebut, sejumlah program yang ditawarkan VinFast untuk memberikan kemudahan bagi konsumen, di antaranya fasilitas free charging hingga tiga tahun, free subscription hingga dua tahun, serta program buyback guarantee dengan nilai jual kembali hingga 80%.

Baca Juga: Laba KAI Anjlok 73% di Semester I, Beban Investasi Proyek Whoosh Jadi Pemicu

“Kami juga menyediakan charging station yang sampai minggu lalu datanya sudah mencapai 4.300 titik di seluruh Indonesia,” ujar Lisa di GIIAS 2026 dikutip Selasa (4/8/2026).

Salah satu upaya memperluas manfaat kendaraan listrik juga diwujudkan melalui kolaborasi dengan Green SM.

Head of B2C Car Partner & Collaborator Green SM Platform, Pandu Erro Saputro menjelaskan, kerja sama antara VinFast dan Green SM menghadirkan salah satu pertimbangan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik, yakni manfaat ekonomi dari kendaraan yang dimiliki.

“Mobil listrik ini bisa memberikan produktivitas bagi orang yang menggunakan, terutama melalui program Rent-to-Earn dari VinFast dan Green SM,” ujar Pandu, di kesempatan yang sama.

Dalam program tersebut, pengguna kendaraan VinFast dapat melanjutkan ke platform Green SM untuk menjadi mitra pengemudi. Green SM memberikan dukungan mulai dari pelatihan, onboarding platform, proses registrasi driver, hingga pendampingan operasional.

Menurut Pandu, dukungan tersebut diberikan karena tidak semua pengguna memiliki pengalaman menjalankan aktivitas sebagai mitra pengemudi.

“Kami support para driver atau mitra di Green SM agar bisa menghasilkan penghasilan yang maksimal, mulai dari proses di lapangan sampai tips untuk mendapatkan cuan,” kata dia.

Sementara itu, Founder Finansialku.com Melvin Mumpuni menilai pemanfaatan kendaraan sebagai alat produktivitas perlu dilihat dari aspek kelayakan bisnis.

Baca Juga: Mekari Perkuat Kapabilitas AI, Bidik Pertumbuhan Segmen Enterprise

Melvin bilang, calon pengguna dapat memperhitungkan sejumlah faktor, mulai dari modal awal, biaya operasional, biaya perawatan, hingga nilai jual kembali kendaraan.

Ia juga mengingatkan adanya opportunity cost atau biaya peluang ketika calon pengguna terlalu lama menunda mengambil keputusan.

Menurutnya, waktu yang hilang dapat membuat seseorang kehilangan sejumlah peluang, seperti kemungkinan perubahan harga. Oleh karena itu, Melvin menilai, menambah penghasilan dengan modal relatif terjangkau merupakan kesempatan yang prospektif untuk diambil. 

"Kemudian, tidak selamanya juga ada promo. Kita juga bisa sudah kalah cepat, kalah dapat revenue awal dari orang-orang yang sudah mengikuti program terlebih dahulu," imbuh Melvin.

Secara keseluruhan, melalui kolaborasi dengan Green SM, VinFast mengaku ingin membangun ekosistem kendaraan listrik yang juga memberikan nilai tambah melalui layanan pendukung dan pemanfaatan kendaraan sebagai aset produktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×