Reporter: Leni Wandira | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mekari memperkuat kapabilitas kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di seluruh ekosistem perangkat lunaknya.
Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi bisnis yang semakin kompleks sekaligus memperluas penetrasi ke segmen perusahaan berskala besar (enterprise).
Baca Juga: Selisih Dua Kali Lipat, Ini Penyebab Harga Toyota Hilux EV Lebih Mahal dari Diesel
Chief Executive Officer (CEO) Mekari Suwandi Soh mengatakan, perusahaan mengintegrasikan Mekari Airene, AI layer yang dikembangkan secara internal, ke seluruh lini produk.
Teknologi tersebut mencakup solusi pengelolaan sumber daya manusia (SDM), akuntansi, perpajakan, tanda tangan elektronik, hingga manajemen pengeluaran perusahaan.
Menurut Suwandi, Mekari Airene tidak dihadirkan sebagai fitur terpisah, melainkan menjadi lapisan kecerdasan yang terintegrasi di seluruh ekosistem aplikasi Mekari sehingga mampu mendukung berbagai proses bisnis secara menyeluruh.
"Kami mengembangkan Mekari Airene sebagai AI layer yang terintegrasi di seluruh ekosistem Mekari sehingga pelanggan dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, hingga kualitas pengambilan keputusan," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).
Baca Juga: PHR Regional 1 Catat Produksi Minyak 178 MBOPD di Semester I 2026
Ia menjelaskan, Mekari Airene dirancang untuk memahami konteks operasional setiap pelanggan karena bekerja langsung pada alur kerja bisnis, mulai dari data penggajian (payroll), pembukuan, kontrak, hingga perpajakan.
Dengan demikian, rekomendasi yang dihasilkan dinilai lebih relevan dibandingkan model AI yang hanya mengandalkan data umum.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan, Mekari juga memperkuat infrastruktur dan portofolio layanannya untuk mendukung perusahaan berskala enterprise.
Perusahaan menyebut kapabilitas yang sebelumnya dikembangkan untuk segmen usaha kecil dan menengah (UKM) kini diperluas agar mampu memenuhi kebutuhan organisasi dengan sistem yang lebih kompleks, baik dari sisi skalabilitas, keamanan, maupun integrasi.
Chief Operating Officer (COO) Mekari Arvy Ergadipoera mengatakan, penguatan kapabilitas tersebut merupakan bagian dari evolusi bisnis perusahaan yang tumbuh bersama para pelanggannya.
"Perjalanan Mekari telah membawa kami berkembang bersama ribuan pelaku usaha di Indonesia. Kini kami memperkuat kapabilitas untuk melayani perusahaan berskala enterprise melalui investasi pada teknologi, infrastruktur, dan layanan," katanya.
Baca Juga: PMI Manufaktur Kembali Ekspansi, Pemulihan Industri Dinilai Masih Rapuh
Selain memperkuat kemampuan AI, Mekari juga terus meningkatkan aspek keamanan data sebagai bagian dari strategi bisnisnya.
Saat ini, perusahaan telah mengantongi sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 untuk sistem manajemen keamanan informasi serta terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pelanggan, terutama perusahaan berskala besar yang membutuhkan standar keamanan dan tata kelola data yang tinggi dalam proses transformasi digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
