kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.744   21,00   0,12%
  • IDX 6.505   3,37   0,05%
  • KOMPAS100 845   -3,25   -0,38%
  • LQ45 640   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,64   0,28%
  • IDX30 357   -1,15   -0,32%
  • IDXHIDIV20 435   -1,56   -0,36%
  • IDX80 96   -0,38   -0,39%
  • IDXV30 121   -0,65   -0,54%
  • IDXQ30 113   -0,25   -0,22%

Virus corona bisa pengaruhi ekspor batubara ke China


Rabu, 04 Maret 2020 / 20:04 WIB
ILUSTRASI. Kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang,Sumatera Selatan, Rabu (15/1/2020). APBI menilai merebaknya virus corona di China bisa mempengaruhi kegiatan ekspor batubara dari Indonesia ke sana. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Terlepas dari itu, keberadaan virus corona yang berpusat di China tetap perlu menjadi perhatian bagi para pengusaha batubara di Indonesia.

Catatan Hendra, porsi ekspor batubara Indonesia ke China per tahun 2018 berada di kisaran 25%--28% dari total ekspor batubara secara keseluruhan.

Baca Juga: Simak rencana operasional Bukit Asam (PTBA) untuk tahun 2020

Asal tahu saja, di tahun 2018, ekspor batubara Indonesia secara nasional mencapai 442 juta ton. Ini artinya, ada potensi ekspor batubara Indonesia ke China pada saat itu sekitar 110,5 juta ton hingga 123,76 juta ton.

“Untuk data ekspor batubara ke China tahun 2019 belum kami dapat. Masih diolah di BPS (Badan Pusat Statistik),” kata Hendra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×