kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Virus corona menyerang, ICP Januari 2020 turun ke level US$ 65,38 per barel


Senin, 10 Februari 2020 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak mentah Indonesia pada Januari turun


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) mengalami penurunan di bulan Januari lalu sebesar US$ 1,80 per barel menjadi US$ 65,38 per barel. Sebelumnya, di Desember 2019 lalu, ICP Indonesia berada di level US$ 67,18 per barel. 

Penurunan juga dialami oleh ICP SLC sebanyak US$ 1,84 per barel ke level US$ 65,77 per barel pada Januari silam.

Salah satu penyebab penurunan ICP di Januari lalu adalah kekhawatiran pelaku pasar terhadap penyebaran virus corona yang dapat berdampak negatif pada permintaan minyak mentah China.

Baca Juga: Penurunan Harga Minyak Turut Menahan Kinerja Pertamina Tahun 2019

Tim Harga Minyak Indonesia menyatakan, China merupakan negara dengan konsumsi minyak sebesar 9 juta barel per hari pada tahun 2019 lalu. Jumlah ini setara dengan 90% produksi minyak mentah Arab Saudi.

Penyebaran virus corona berdampak pada berbagai aspek. Mulai dari penurunan keuntungan sektor pariwisata, penurunan indeks pasar saham, hingga penurunan permintaan produk bahan bakar jet karena dibatalkannya sejumlah penerbangan dari dan menuju China.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×