kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Visinema Jabarkan Keuntungan Penggunaan Platform Streaming untuk Industri Film


Jumat, 08 Desember 2023 / 20:57 WIB
Visinema Jabarkan Keuntungan Penggunaan Platform Streaming untuk Industri Film
ILUSTRASI. Di Indonesia, sudah banyak platform streaming yang berkembang


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu rumah produksi film Indonesia, Visinema menjabarkan beberapa keuntungan yang bisa di dapatkan oleh rumah produksi bahkan kru dan artis yang terlibat, jika film atau series yang diperankan muncul di beberapa platform streaming. 

Di Indonesia, sudah banyak platform streaming yang berkembang. Contohnya Netflix, Prime Video, Vidio, HBO dan banyak lainnya. Angga Dwimas Sasongko, Founder dan CEO Visinema mengungkapkan bahwa platform streaming mampu melengkapi distribusi film secara konvensional. 

“Bagi perusahaan, Platform streaming memberikan penghasilan tambahan bagi Perusahaan baik melalui licensing maupun commissioning projects. Di luar itu, mereka juga memberikan tambahan ruang untuk emerging talents (actors, filmmakers) untuk berkarya selain di Festival, sebelum masuk ke layar lebar,” kata Angga kepada Kontan, Jumat (08/12).

Baca Juga: Visinema: Industri Film Indonesia Bisa Berkembang Besar

Meski begitu, Angga mengatakan bahwa investasi OTT atau praktik penyampaian konten digital secara online sebagai pengganti siaran TV tradisional atau kotak kabel di Indonesia baru dimulai tahun 2020, sehingga antara platform dan industri juga masih saling mempelajari dan mencari skema bisnis terbaik bagi kedua belah pihak.

“Oleh karena itu, untuk memenuhi demand, Visinema juga memiliki unit produksi sendiri yaitu Visinema Content yang salah satu lini-nya adalah produksi content eksklusif bagi partner, seperti streaming platform,” tambahnya. 

Keuntungan selanjutnya adalah streaming platform dinilai lebih mampu menjangkau audiens yang luas dan tidak terpatok waktu rilis. 

“Back catalogue berbagai film kami tersedia di streaming platform dan menemukan penonton baru bertahun-tahun setelah film tersebut rilis di bioskop. Salah satu film terbaru Visinema, yang ditayangkan di Busan International Film Festival dan mendapat penghargaan di FFI, 24 Jam bersama Gaspar juga akan tayang di Netflix,” jelasnya.  

Keuntungan selanjutnya, streaming platform dinilai tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi dan mendorong keragaman dalam penceritaan namun juga dapat memperkuat posisi Indonesia di panggung global sebagai pemimpin dalam inovasi cerita dan produksi film.

Baca Juga: Film Baru yang Tayang di Bioskop Akhir Pekan Ini

“Tapi untuk merealisasikan potensi cerita Indonesia, diversifikasi diperlukan tidak hanya untuk distribusi, tapi juga development dan produksi. Itu lah kenapa Visinema terus ekspansi ke arah pengembangan IP dan juga mengembangkan distribusi sendiri lewat Bioskop Online,” ungkapnya. 

Bioskop Online menurut Angga juga menjadi fokus dan wadah bagi filmmaker dan penonton film daerah. Hal inilah yang menjadi cerminan komitmen Visinema untuk mendukung talenta dan cerita yang beragam dari Indonesia. 

“Pendekatan ini memperkuat posisi kami sebagai pemimpin industri yang tidak hanya menghasilkan film, tetapi juga menciptakan ekosistem bercerita yang kaya dan beragam, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×