kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Vivo launching SPBU di Pulau Seram 30 November


Kamis, 02 November 2017 / 22:09 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vivo Energy Indonesia, melalui anak usaha PT Vivo Energy SPBU Indonesia akan meresmikan dan mengoperasikan SPBU keduanya. Sebelumnya SPBU Vivo sudah berdiri di Cilangkap, Jakarta Timur. Namun harga tiga produknya Revvo 89, Revvo 90, dan Revvo 92 kemungkinan akan naik dan turun sesuai dengan harga minyak dunia.

Corporate Communication Vivo Energy Indonesia Maldi Al Jufrie di SPBU Vivo mengatakan, pihaknya akan membuka SPBU kedua di Pulau Seram pada tanggal 30 November 2017. "Langkah ini dibuat sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk membantu rakyat di wilayah 3T, walaupun sampai detik ini sebenarnya Vivo belum mendapatkan surat resmi dalam penunjukan BBM Satu Harga," ungkap dia ke KONTAN, Kamis (2/11).

Dia juga tak menampik bahwa harga Ron 89 bisa saja naik dan bisa saja turun sesuai situasi harga minyak dunia. "Harga semua produk Vivo akan mengikuti harga minyak dunia, namun dipastikan kami memperoleh margin atas setiap perubahan harga terseut. Jadi bukan hanya bisa naik, tp bisa turun juga." kata Maldi.

Dia juga menilai, pihaknya tidak ingin bersaing dengan siapapun dan akan bergandengan tangan dengan pihak manapun. Sebab, dalam membangun SPBU pihaknya hanya ingin berbisnis. "Kami sampai Maret 2018 nanti akan bangun 20 SPBU di Jabodetabek," ungkap Maldi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×