kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.063   63,00   0,35%
  • IDX 5.749   -191,94   -3,23%
  • KOMPAS100 760   -25,75   -3,28%
  • LQ45 572   -16,53   -2,81%
  • ISSI 200   -6,45   -3,13%
  • IDX30 325   -9,13   -2,73%
  • IDXHIDIV20 404   -8,61   -2,09%
  • IDX80 86   -2,90   -3,27%
  • IDXV30 110   -3,10   -2,74%
  • IDXQ30 105   -2,62   -2,43%

Wacana penghapusan pembatasan gerai waralaba, ini kata Apindo


Rabu, 02 Januari 2019 / 21:22 WIB
ILUSTRASI. Pameran waralaba


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana penghilangan batas maksimal gerai perlu disikapi dengan hati-hati. Pasalnya penghilangan batas gerai akan berdampak bagi kompetisi yang ketat.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani bilang pengusaha lokal perlu menjadi perhatian.

"Penghilangan batas jumlah gerai mesti berhati-hati jangan sampai mematikan yang lokal karena kompetisi akan lebih intensif," ujar Shinta saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (2/1).

Meski begitu penghilangan batas gerai bisa efektif untuk menarik investasi. Pasalnya investor asing akan dapat melakukan perluasan usaha di Indonesia.

Shinta bilang selama ini aturan pembatasan menghambat investor asing. Beberapa industri asing tidak memiliki kewenangan untuk melakukan waralaba. "Kalau pengusaha lokal selama ini tidak masalah," terang Shinta.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemdag) melakukan revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) tentang waralaba untuk menghilangkan jumlah batas gerai untuk jenis usaha makanan dan minuman serta toko modern. Hal itu untuk mendukung kecepatan investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×