kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Wacana pindah ibu kota, Pertamina siap pasok BBM


Rabu, 12 Juli 2017 / 20:05 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) akan menambah pembangunan infrastruktur Bahan Bakar Minyak (BBM) apabila Ibu Kota Indonesia pindah dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Direktur Pemasaran Pertamina, Muhammad Iskandar menuturkan, untuk saat ini, Pertamina sudah menyiapkan tiga terminal BBM di Kalimantan Tengah, Sampit dan Pangkalan Bun, serta Pulau Pisau.

"Yang terdekat ada di Pulau Pisau, di sana ada infrastruktur pelabuhan lewat sungai, " terangnya di Gedung DPR, Rabu (12/7).

Meskipun ia belum bisa membeberkan berapa kapasitasnya. Namun, Iskandar bilang semuanya lebih dari cukup. Adapun pengembangan infrastruktur BBM ke depannya akan fokus ke arah samudera, seperti Sampit di dekat laut. Itu supaya kapal tanker bisa langsung masuk.

"Kalau betul-betul jadi (pindah ibu kota), kami fokus pemasangan pipa dari Sampit, karena Pulau Pisau kan lewat sungai," ungkapnya.

Sementara untuk penyediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pengembangannya akan dilakukan secara alami. Itu akan disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan konsumen.

Ia mengakui bahwa pertumbuhan konsumsi di Kalimantan seiring tahun meningkat dengan signifikan sampai 10% per tahun. Pertumbuhan itu didorong oleh kegiatan pertambangan batubara. "Kalau di Pulau Jawa relatif stagnan," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×