kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wacana pindah ibu kota, Pertamina siap pasok BBM


Rabu, 12 Juli 2017 / 20:05 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) akan menambah pembangunan infrastruktur Bahan Bakar Minyak (BBM) apabila Ibu Kota Indonesia pindah dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Direktur Pemasaran Pertamina, Muhammad Iskandar menuturkan, untuk saat ini, Pertamina sudah menyiapkan tiga terminal BBM di Kalimantan Tengah, Sampit dan Pangkalan Bun, serta Pulau Pisau.

"Yang terdekat ada di Pulau Pisau, di sana ada infrastruktur pelabuhan lewat sungai, " terangnya di Gedung DPR, Rabu (12/7).

Meskipun ia belum bisa membeberkan berapa kapasitasnya. Namun, Iskandar bilang semuanya lebih dari cukup. Adapun pengembangan infrastruktur BBM ke depannya akan fokus ke arah samudera, seperti Sampit di dekat laut. Itu supaya kapal tanker bisa langsung masuk.

"Kalau betul-betul jadi (pindah ibu kota), kami fokus pemasangan pipa dari Sampit, karena Pulau Pisau kan lewat sungai," ungkapnya.

Sementara untuk penyediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pengembangannya akan dilakukan secara alami. Itu akan disesuaikan dengan peningkatan kebutuhan konsumen.

Ia mengakui bahwa pertumbuhan konsumsi di Kalimantan seiring tahun meningkat dengan signifikan sampai 10% per tahun. Pertumbuhan itu didorong oleh kegiatan pertambangan batubara. "Kalau di Pulau Jawa relatif stagnan," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×