Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Pertumbuhan penduduk, terutama kelas menengah, terbukti ikut mendongkrak permintaan pakaian dalam. Tak ayal, tahun ini, PT Wacoal Indonesia mematok target pertumbuhan penjualan sebesar 25%-30%.
"Penjualan kami setiap tahunnya rata-rata naik 25%," ujar Suryadi Sasmita, Presiden Direktur Wacoal Indonesia kepada KONTAN, akhir pekan lalu. Tahun lalu, Wacoal Indonesia yang mengusung merk Wacoal, Sorci Age, dan Luludi berhasil meningkatkan penjualan sebesar 22%.
Sayang, Suryadi enggan membocorkan volume dan nilai penjualan secara detail. Namun, menurutnya, angka penjualan tak jauh-jauh dari kisaran Rp 500 miliar.
Optimisme Suryadi berangkat dari pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia yang sudah mendekati US$ 4.000 per kapita. Apalagi, masyarakat Indonesia cukup konsumtif. "Kami melihat potensi bukan di Jakarta saja, tapi sudah bisa dialokasikan ke daerah yang dulu lemah, sekarang mau diperkuat," paparnya.
Memang, hingga kini, 40% penjualan Wacoal Indonesia masih berasal dari Jakarta. Sedangkan luar Jakarta menyumbang 60% penjualan. Mulai tahun ini, Suryadi berharap, kontribusi luar Jakarta bisa bertambah menjadi 70%.
Di luar pulau Jawa, Wacoal Indonesia sudah memasuki pasar kota-kota besar seperti Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Dumai, Makassar, Manado, Medan, Pekanbaru, Pontianak, dan Samarinda. "Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi sudah mulai berkembang," ujar Suryadi.
Pertumbuhan permintaan pakaian dalam juga terlihat dari ekspansi gerai Wacoal. Ketika pertama kali mengempit lisensi waralaba Wacoal dari Jepang pada 1981, Wacoal Indonesia baru memiliki lima gerai. Akhir tahun lalu, jumlah gerai Wacoal Indonesia sudah bertambah menjadi 50 gerai. Bila ditambah gerai yang berada di dalam department store, jumlahnya sudah mendekati 300 gerai.
Tahun ini, Wacoal Indonesia berencana menambah sepuluh gerai lagi. "Gerai yang di dalam department store bisa bertambah sampai 200 gerai, tergantung ekspansi department store yang bersangkutan," imbuh Suryadi. Adapun investasi yang dibutuhkan dalam membuka satu gerai mencapai Rp 1 miliar. Selain menggarap pasar dalam negeri, Wacoal Indonesia juga sudah mulai mengekspor produk yang dihasilkan pabrik di Bogor ke sembilan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













