Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menggarap proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Timur dengan total nilai kontrak mencapai Rp 1,16 triliun. Proyek tersebut tersebar di lima wilayah, yakni Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, serta Kota Surabaya.
Salah satu proyek yang telah mulai dimanfaatkan adalah Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya. Sekolah tersebut telah digunakan untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Kamis (30/7/2026) oleh ratusan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, pengerjaan proyek Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) Berhasil Balik Rugi Jadi Laba pada Semester I-2026
"Hampir 4.500 tenaga kerja kami kerahkan guna menyelesaikan proyek sekolah rakyat di Jawa Timur, termasuk SRT 2 Surabaya. Mereka bekerja siang dan malam secara bergantian demi mengejar bangunan agar bisa segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar pada Agustus," ungkap Paulus dalam keterangan resmi, Senin (3/8).
Menurutnya, Waskita Karya menerapkan sejumlah metode percepatan konstruksi, antara lain penggunaan metode half slab pada pekerjaan pelat lantai dua, distribusi material menggunakan hiab crane, pengecoran dengan concrete pump dan mobile crane, serta percepatan penyambungan daya listrik PLN melalui penyesuaian tata letak panel sesuai standar teknis.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga meninjau langsung sekolah tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan baik.
Dalam kunjungan tersebut, Purbaya menegaskan pentingnya peran Sekolah Rakyat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. "Sekolah Rakyat adalah salah satu modal untuk mendukung Indonesia emas," kata Purbaya.
Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari juga mengunjungi SRT 2 Surabaya dan meninjau berbagai fasilitas, mulai dari ruang guru, asrama siswa, laboratorium, lapangan olahraga hingga masjid.
"Fasilitasnya luar biasa. Kalau kita melihat, biasanya sekolah-sekolah swasta yang sangat bagus dan sangat mahal memiliki fasilitas seperti ini, tetapi justru di sini ditujukan untuk kalangan yang kurang beruntung," kata Qodari.
Baca Juga: Pendapatan Turun 13%, Laba Bayu Buana (BAYU) Justru Melonjak 44% di Semester I-2026
Paulus menambahkan, proyek Sekolah Rakyat semakin memperkuat rekam jejak Waskita Karya sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun dalam pembangunan infrastruktur.
Ke depan, Waskita Karya menyatakan akan terus mendukung program pemerintah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
