Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil membalikkan kinerja keuangan pada semester I-2026 dengan mencatatkan laba bersih, setelah pada periode yang sama tahun lalu masih membukukan rugi.
Mengutip laporan keuangan pada Senin (3/8), KAEF membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 10,32 miliar pada semester I-2026. Capaian ini berbalik dari rugi sebesar Rp 95,01 miliar pada semester I-2025.
Baca Juga: Penjualan FKS Multi (AISA) Naik 11%, Laba Bersih Justru Susut 3,2% di Semester I-2026
Pencapaian tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan neto perusahaan. KAEF mencatat penjualan neto sebesar Rp 4,70 triliun pada semester I-2026, naik 7,80% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp 4,36 triliun.
Seiring peningkatan penjualan, beban pokok penjualan juga naik 7,86% menjadi Rp 3,02 triliun, dari Rp 2,80 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, laba bruto perseroan tetap meningkat 7,05% menjadi Rp 1,67 triliun, dibandingkan Rp 1,56 triliun pada semester I-2025.
Di sisi operasional, beban usaha tercatat sebesar Rp 1,56 triliun, naik 4,70% dari Rp 1,49 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Staf Kepresidenan: Ada Lebih dari 100 Kapal Tertahan Efek Ekspor Logam Tanah Jarang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
