kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45995,22   -1,54   -0.15%
  • EMAS977.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Wijaya Karya (WIKA) Mulai Pembangunan Jalur Ganda KA Solo Balapan-Kadipiro


Senin, 10 Januari 2022 / 22:27 WIB
Wijaya Karya (WIKA) Mulai Pembangunan Jalur Ganda KA Solo Balapan-Kadipiro
ILUSTRASI. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dipercaya oleh Kementerian Perhubungan untuk membangun jalur ganda kereta api Solo Balapan-Kadipiro Tahap I, Kota Surakarta. Bertempat di Surakarta, proses groundbreaking pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Solo Balapan-Kalioso dan Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Joglo dilaksanakan pada Sabtu (8/1) lalu.

Hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut, antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, dan Direktur Operasi I WIKA Hananto Aji.

“Kota Solo memiliki wilayah yang dikenal sebagai Simpang Joglo dan dikenal sebagai lokasi persimpangan pusat kemacetan kota Solo. Dengan adanya pembangunan elevated rail diharapkan nantinya untuk mengurai kemacetan serta menambah pergerakan ekonomi terutama di Solo bagian Utara,” ujar Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya yang dikutip dari siaran pers di situs Kementerian BUMN, Senin (10/1).

Pada pengerjaan elevated track tahap I ini, WIKA-BKU (KSO) akan mengerjakan jalur kereta api Solo Balapan-Kadipiro dengan panjang 1,8 km yang disertai dengan jembatan pipa pelengkung rangka baja komposit dengan bentang 270 meter (m) dan tinggi 40 m, sehingga menjadikannya sebagai jembatan lengkung dengan bentang terpanjang di Indonesia.

Baca Juga: WIKA Catat Kinerja Positif Hingga Kuartal III 2021, Berikut Rekomendasi Sahamnya

 

 

Adapun desain konstruksi dari jembatan tersebut merupakan karya anak bangsa dengan menyerap nilai-nilai sejarah dan kearifan budaya lokal kota Surakarta berupa motif batik Sidomukti, Pasar Klewer, dan Keraton yang akan menjadi ikon baru kota Surakarta.

Pengerjaan paket JGSS2 ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu 720 hari, kemudian dilanjutkan dengan 365 hari masa pemeliharaan dengan nilai sebesar Rp 280,47 Miliar.

Jalur ganda kereta api Solo Balapan-Kalioso sendiri memiliki total panjang 10 km yang nantinya akan menghubungkan kawasan segitiga emas di Provinsi Jawa Tengah Joglosemar, yakni Jogja - Surakarta - Semarang.

Pembangunan jalur ganda KA Elevated Solo - Semarang diharapkan mampu mengurangi kemacetan lalu lintas di Simpang Joglo, meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya, dan meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×