kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.935   49,00   0,27%
  • IDX 6.043   -103,68   -1,69%
  • KOMPAS100 777   -14,60   -1,84%
  • LQ45 596   -10,11   -1,67%
  • ISSI 211   -3,56   -1,66%
  • IDX30 332   -4,21   -1,25%
  • IDXHIDIV20 425   -5,53   -1,29%
  • IDX80 89   -1,69   -1,87%
  • IDXV30 116   -1,21   -1,03%
  • IDXQ30 108   -1,19   -1,08%

WIKA Benahi Keuangan di Tengah Rencana Merger BUMN Karya


Kamis, 08 Oktober 2026 / 14:52 WIB
WIKA Benahi Keuangan di Tengah Rencana Merger BUMN Karya
ILUSTRASI. Wijaya Karya (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana konsolidasi BUMN Karya yang disiapkan Danantara mulai masuk ke tahap penataan masing-masing perusahaan.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menjadi salah satu BUMN Karya yang masih perlu memperkuat kondisi keuangan sebelum mengikuti arah konsolidasi tersebut.

Danantara sebelumnya menyebut PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai pasangan yang diprioritaskan untuk merger. Sementara WIKA dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk masih harus menjalani restrukturisasi terlebih dahulu.

Di tengah proses tersebut, WIKA terus melakukan penguatan fundamental dan penyehatan keuangan. Langkah ini mencakup restrukturisasi hingga optimalisasi sejumlah aset strategis yang dimiliki perseroan.

Corporate Secretary Wijaya Karya Ngatemin mengatakan, WIKA saat ini memperkuat fundamental melalui pembenahan sistem, tata kelola, dan operational excellence pada bisnis jasa konstruksi.

“Perseroan masih berfokus dalam penguatan fundamental melalui penguatan sistem, tata kelola dan operation excellence,” kata Ngatemin kepada KONTAN, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga: WIKA Divestasi Aset Rp 5,5 Triliun, Bisa Tekan Utang tapi Pangkas Pendapatan

Selain itu, WIKA menjalankan sejumlah langkah penyehatan, mulai dari streamlining, percepatan penyelesaian piutang hingga restrukturisasi komprehensif. Proses restrukturisasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dan disepakati pada akhir 2026.

Untuk memperkuat kondisi keuangan, WIKA juga melakukan optimalisasi terhadap sejumlah portofolio aset strategis. Aset yang masuk dalam portofolio tersebut antara lain jalan tol, infrastruktur dasar, dan energi.

Ngatemin mengatakan optimalisasi dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan nilai aset dan kondisi pasar.

“Optimalisasi aset dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan nilai aset, kondisi pasar, serta manfaatnya terhadap penguatan kondisi keuangan Perseroan,” ujarnya.

Saat ini, proses divestasi masih dalam tahap penjajakan dengan sejumlah calon investor potensial. WIKA juga mengevaluasi berbagai opsi transaksi untuk memperoleh nilai optimal bagi perseroan dan pemangku kepentingan.

Rencana divestasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing aset dan kondisi pasar. WIKA juga menekankan proses tersebut dilakukan dengan prinsip tata kelola, transparansi, dan kehati-hatian.

Dana hasil divestasi nantinya akan diprioritaskan untuk mendukung penyehatan keuangan, termasuk pemenuhan kewajiban kepada stakeholder. Namun, WIKA tetap memperhatikan kebutuhan modal kerja dan keberlanjutan usaha.

Sementara terkait rencana merger BUMN Karya, WIKA belum menyampaikan skema maupun calon entitas yang akan menjadi bagian dari integrasi. WIKA masih menunggu arahan pemegang saham mayoritas.

“Perseroan akan mengikuti arahan serta keputusan Pemegang Saham Mayoritas dan siap mendukung setiap langkah strategis yang ditetapkan ke depan,” kata Ngatemin.

WIKA juga menyatakan siap apabila nantinya diintegrasikan dengan entitas lain. Untuk saat ini, WIKA masih memprioritaskan restrukturisasi, optimalisasi aset, dan penguatan fundamental sebelum mengikuti keputusan pemegang saham terkait arah konsolidasi BUMN Karya.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Targetkan Nilai Kontrak Capai Rp 25,7 Triliun di 2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×