Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menargetkan divestasi aset senilai Rp 5,5 triliun secara bertahap hingga 2028. Dana hasil divestasi akan diprioritaskan untuk mendukung penyehatan keuangan perusahaan, termasuk pemenuhan kewajiban kepada para pemangku kepentingan.
Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Ngatemin mengatakan, aset yang masuk dalam rencana optimalisasi meliputi portofolio strategis seperti jalan tol, infrastruktur dasar, dan energi. Penentuan aset dilakukan dengan mempertimbangkan nilai aset, kondisi pasar, serta manfaatnya terhadap kondisi keuangan WIKA.
“Rencana optimalisasi aset WIKA mencakup sejumlah portofolio strategis yang dimiliki perusahaan, di antaranya aset jalan tol, infrastruktur dasar, dan energi,” ujar Ngatemin dalam jawaban tertulis, Senin (5/10).
Baca Juga: Persaingan Wearable Semakin Ketat, Huawei Memperkuat Bisnis di Indonesia
Saat ini, WIKA masih melakukan penjajakan dengan calon investor potensial dan mengevaluasi berbagai opsi transaksi. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan aset dan kondisi pasar.
“Proses divestasi masih terus dilakukan melalui penjajakan dengan calon investor potensial. Perusahaan juga mengevaluasi berbagai opsi dan peluang transaksi dengan mempertimbangkan nilai optimal bagi WIKA serta kepentingan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Dari sisi penggunaan dana, hasil divestasi akan diarahkan untuk mendukung penyehatan keuangan sekaligus memenuhi kewajiban WIKA kepada para pemangku kepentingan. Perusahaan tetap memperhitungkan kebutuhan modal kerja dan keberlanjutan usaha.
“Dana yang diperoleh dari hasil divestasi akan diprioritaskan untuk mendukung penyehatan keuangan perusahaan, termasuk pemenuhan kewajiban WIKA kepada para stakeholder, dengan tetap memperhatikan kebutuhan modal kerja dan keberlanjutan usaha,” pungkas Ngatemin.
Baca Juga: Roadmap CNG 3 Kg Digodok, Industri Minta Perketat Pengawasan Hingga Sub Pangkalan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














