kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Wilmar mengelola lahan seluas 20.000 ha yang memiliki nilai konservasi tinggi


Selasa, 03 Maret 2020 / 16:58 WIB
Wilmar mengelola lahan seluas 20.000 ha yang memiliki nilai konservasi tinggi
ILUSTRASI. Foto udara menunjukkan hamparan pohon kelapa sawit di dalam kawasan konservasi Suaka Margasatwa Rawa Singkil Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan, Aceh, Sabtu (3/3). Data Geographic Information System (GIS) Yayasan Hutan, Alam dan Lingkun


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Tujuan kerjasama tersebut adalah untuk meningkatkan pengelolaan HCV sekaligus melibatkan pihak-pihak terkait, sehingga pengelolaan dapat dilakukan lebih optimal.  
Misalnya, dengan adanya satwa-satwa yang dilindungi di areal HCV, Wilmar melibatkan pihak-pihak terkait seperti Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai prasyarat. 
 
Selain itu, perusahaan juga menggandeng masyarakat di sekitar areal HCV guna menciptakan peluang lapangan kerja. Diantaranya, menanam jenis-jenis tanaman lokal sebagai peningkatan kualitas areal HCV dan juga pemanfaatan secara berkelanjutan. Wilmar juga menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan 10 Pemangku Adat masyarakat di dua desa untuk menjaga areal HCV. 

Baca Juga: Wilmar dorong petani sawit tingkatkan produktivitas

“Kami berharap dengan merangkul masyarakat akan terbangun rasa ikut memiliki,” ujar dia. 

Pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar areal HCV setahun sekali untuk menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga sumber air dan satwa liar di kawasan tersebut. Selain flora dan fauna, areal HCV juga melindungi situs budaya yang terdapat di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×