Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) segera merampungkan proyek Modernisasi Daerah Irigasi (DI) Rentang di Indramayu Paket LMS-03, Jawa Barat.
Perseroan mengungkapkan, realisasi pembangunan proyek senilai Rp571,1 miliar tersebut kini sudah hampir 100 persen.
Baca Juga: Masih Merugi Rp 2,13 triliun, Cermati Penjelasan Manajemen Waskita Karya (WSKT)
"Ditargetkan, daerah irigasi ini dapat segera rampung dan digunakan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian," ungkap Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita, dalam siaran pers, Selasa (15/7).
Ermy menambahkan, sumber air utama untuk irigasi ini berasal dari Sungai Cimanuk. Modernisasi tersebut mencakup perbaikan dan optimalisasi jaringan irigasi, peningkatan operasional dan pemeliharaan, serta penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA).
DI Rentang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi dari 5,6 ton per ha menjadi 6,5 ton per ha dan meningkatkan luas tanam dari 43.229 ha menjadi 86.423 ha.
Sebagai informasi, sebelumnya Waskita Karya telah mengerjakan berbagai proyek air mencakup Irigasi Belitang Lempuing di Sumatera Selatan, Irigasi Mrican Paket 2 di Jawa Timur, serta DI Salamdarma dan Kamojing di Jawa Barat.
Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Masih Rugi di Semester I, Apa yang Harus Dilakukan Investor?
Pembangunan sejumlah bendungan pun telah diselesaikan oleh Perseroan, seperti Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur, Margatiga di Lampung, Karian di Banten, Leuwikeris di Jawa Barat, Rukoh di Aceh, dan Jlantah di Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News