: WIB    —   
indikator  I  

Adonara tambah hotel dan ke luar negeri

Adonara tambah hotel dan ke luar negeri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pariwisata yang kian membuncah membuat pengelola hotel jadi sumringah. Salah satunya adalah Adonara Hospitality Development.  

Pengelola hotel yang berdiri 2011 ini merasakan manisnya bisnis hotel. Corporate Director of Operational Adonara Rita Sari mengklaim, rata-rata hotel kelolaan punya tingkat okupansi 80%. Seperti Hotel Rail Transit Suite (RTS) Gambir yang mampu menghasilkan omzet Rp 400 juta per bulan atau Maxolie Hotel Kebumen yang sanggup memberi pendapatan  Rp 500 juta per bulan.

Selain dua hotel tersebut, Adonara juga masih punya tujuh hotel kelolaan yang tersebar di beberapa daerah. Dari total jumlah tersebut cuma satu hotel yang menjadi milik Adonara yakni Arnava Senen.

Melihat hasil tersebut, perusahaan milik Ruben Amor ini berencana menambah hotel kelolaan lagi tahun depan. Tahun depan, perusahaan ini akan membangun delapan proyek hotel. "Lantas di tahun 2019 ada 10 proyek hotel yang dikelola Adonara," kata Rita kepada KONTAN.CO.ID (30/11).

Adapun lokasi hotel yang bakal dikelola tahun depan ada di Bekasi, Bogor, Cibinong, Toraja dan Makassar. Selain itu perusahaan ini juga mulai ada rencana ekspansi ke beberapa negara seperti di benua Afrika di tahun 2018 nanti.

Sayang, Rita tidak merinci mitra bisnis Adonara tersebut. Yang jelas, pihaknya kerap mengikuti keinginan para investor di proyek hotel baru. Termasuk dalam pemberian nama hotel. Bila si investor tidak punya nama, Adonara punya beberapa label hotel. Seperti U.Stay, Arnava, Coral dan Boston.

Menurut Rita investor lebih berminat membangun hotel brand Arnava di kelas bintang dua dan tiga dengan investasi sekitar Rp 60 miliar.


Reporter Jane Aprilyani
Editor Markus Sumartomjon

INDUSTRI PERHOTELAN

Feedback   ↑ x