kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Astra Graphia Information (AGIT) lihat peluang penetrasi pasar di saat pandemi


Minggu, 17 Mei 2020 / 19:20 WIB
ILUSTRASI. AGIT Solution Day 2019: Direktur Astra Graphia Information Technology (AGIT) Widi Triwibowo (kiri) bersama peserta AGIT Solution Day 2019 di Jakarta, Kamis (28/2). AGIT Solution Day digelar dengan tema Connecting The Dots - Integrated and Smart Industry i


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah kondisi perekonomian dan perindustrian yang melesu akibat pandemi COVID-19, PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) masih melihat peluang melalui strategi own solution sebagai kesempatan meluaskan penetrasi pasarnya.

Widi Triwibowo, Direktur PT Astra Graphia Information Technology menuturkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan menurun hingga 0,4% pada 2020 oleh Kementerian Keuangan, tentu akan berimbas pada IT Spending di Asia Pasifik (kecuali Japan & China).

International Data Corporation (IDC), lanjut Widi, memproyeksikan pertumbuhan pengeluaran di Asia Pasifik berkisar antara 4,5% hingga 1,2% dalam skenario yang pesimis (pessimistic).

Baca Juga: Astra Graphia Information (AGIT) petakan pasar melalui empat pendekatan ini

"Meski demikian, secara umum, data IDC juga menunjukkan pertumbuhan positif dalam pembelanjaan Software & IT Services yang masing-masing tumbuh sekitar 8% dan 3%. Pertumbuhan positif juga dirasakan pada pembelanjaan Enterprise Network & Server. Hal ini sejalan dengan perubahan perilaku bekerja selama masa pandemi (work-from-home working style)," jelas Widi saat dihubungi Kontan, Jumat (15/5) lalu.

Widi melanjutkan, PDB Indonesia bahkan hanya bisa mencapai angka maksimum pertumbuhan 2,3% di tahun 2020, sebagaimana dilaporkan pula oleh Kemenkeu. Dengan demikian, pertumbuhan terberat akan terjadi pada kuatal II dan III 2020 dan sedikit membaik pada kuartal IV.

Sepanjang kuartal I 2020, Pendapatan bersih dari grup atau afiliasi AGIT di kuartal I 2020 adalah total Rp162 milyar rupiah. Menurut Widi, angka tersebut merupakan angka konsolidasi Astragraphia grup, tidak hanya untuk PT Astra Graphia Information Technology (AGIT).

Baca Juga: Astra Graphia (ASGR) mengucurkan pinjaman Rp 125 miliar ke anak usaha

Seperti yang mungkin telah diketahui, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) memiliki dua entitas anak, yakni PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) dan PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI).

"Pernyataan bahwa pertumbuhan pendapatan bersih Astragraphia di kuartal I 2020 dikontribusikan dari pertumbuhan pendapatan dari pihak berelasi atau pihak afiliasi adalah benar. Hal ini disebabkan oleh sebagian rencana belanja IT dari perusahaan grup atau afiliasi di tahun ini telah dieksekusi di kuartal I 2020," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×