kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Emirsyah Satar mundur dari Direktur Utama Garuda


Kamis, 11 Desember 2014 / 11:36 WIB
ILUSTRASI. Kapal kontainer PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). Samudera Indonesia (SMDR) Terbitkan Sukuk Rp 550 Miliar, Ini Peruntukannya


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Posisi direktur utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kini kosong. Ini setelah Emirsyah Satar mengundurkan diri sebagai direktur utama maskapai penerbangan nasional itu.

"Surat pengunduran diri ini kami terima 10 Desember," tulis Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum GIAA, Hariyanto AP, dalam keterbukaan informasi, Kamis, (11/12).

Pengunduran diri Emir menjadi salah satu agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini. Adapun, pengunduran dirinya akan efektif usai mendapat persetujuan RUPSLB.

Sekadar informasi, Emir menjabat sebagai Direktur Utama GIAA sejak 2005. Sebelumnya, ia adalah Direktur Keuangan GIAA pada tahun 2003.

Namun di bawah kepemimpinannya, kinerja GIAA tak mampu terbang tinggi. Pada kuartal ketiga 2014, GIAA menelan kerugian sebesar US$ 219,54 juta. Kerugian tersebut membengkak 1.362,62% dari US$ 15,01 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Padahal, pendapatan GIAA mampu tumbuh 4,08% dari US$ 2,68 miliar ke posisi US$ 2,8 miliar. Pendapatan penerbangan berjadwal berkontribusi terbesar dengan kenaikan 5,1% dari US$ 2,35 miliar menjadi US$ 2,47 miliar. Lalu pendapatan penerbangan tidak berjadwal tumbuh 19,03% dari US$ 89,99 juta ke posisi US$ 107,12 juta. Namun, pendapatan lainnya jatuh 8,81% dari US$ 241,68 juta menjadi US$ 220,38 juta.

Lalu beban usaha GIAA melambung 13,38% dari US$ 2,69 miliar menjadi US$ 3,05 miliar. Di situ, beban operasional penerbangannya naik 17,61% dari US$ 1,59 miliar ke posisi US$ 1,87 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×