kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.835   -55,00   -0,31%
  • IDX 6.366   64,46   1,02%
  • KOMPAS100 827   3,63   0,44%
  • LQ45 631   3,35   0,53%
  • ISSI 222   4,99   2,30%
  • IDX30 353   1,82   0,52%
  • IDXHIDIV20 429   1,64   0,38%
  • IDX80 95   0,42   0,45%
  • IDXV30 118   0,81   0,69%
  • IDXQ30 112   0,53   0,47%

Kadin Dorong Aliansi Negara Produsen Sawit, Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global


Jumat, 14 Agustus 2026 / 14:41 WIB
Kadin Dorong Aliansi Negara Produsen Sawit, Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global
ILUSTRASI. Industri kelapa sawit dinilai membutuhkan strategi bersama antarnegara produsen untuk menghadapi persaingan dan tantangan perdagangan global (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri kelapa sawit dinilai membutuhkan strategi bersama antarnegara produsen untuk menghadapi persaingan dan tantangan perdagangan global. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pun mendorong pemerintah memperkuat aliansi dengan negara-negara penghasil sawit guna menjaga posisi Indonesia di pasar global.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Saleh Husin mengatakan, sawit merupakan salah satu sumber devisa utama Indonesia. Karena itu, kerja sama dengan negara produsen lain dibutuhkan untuk memperkuat posisi tawar Indonesia sekaligus menghadapi berbagai tantangan perdagangan global.

"Indonesia memiliki kepentingan strategis untuk membangun aliansi dengan negara produsen lain guna memperkuat posisi tawar, menjaga akses pasar, menghadapi hambatan perdagangan, dan menjaga stabilitas pasar sawit global," ujar Saleh kepada Kontan, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Industri Baja Nasional Masih Tertekan, Utilisasi Produksi Baru 52,7%

Menurut dia, penguatan aliansi tersebut menjadi semakin penting mengingat ekspor sawit Indonesia bernilai lebih dari US$ 20 miliar per tahun. Industri sawit juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan devisa nasional.

Salah satu wadah yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama tersebut adalah Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Saleh menilai CPOPC telah berperan sebagai platform koordinasi negara-negara produsen sawit dalam menyuarakan kepentingan bersama.

Namun, peran CPOPC ke depan perlu diperkuat agar tidak hanya menjadi forum dialog antarnegara produsen sawit.

"Ke depan, perannya perlu ditingkatkan agar tidak berhenti pada forum dialog, tetapi menghasilkan aksi bersama dalam diplomasi perdagangan, keberlanjutan, promosi sawit, pengembangan pasar, dan riset," katanya.

Peran BPDP

Di sisi lain, pemerintah juga perlu mengambil peran lebih besar dalam memperkuat kerja sama internasional sektor sawit. Saleh menilai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dapat menjadi katalisator dalam kerja sama tersebut.

Baca Juga: Perkuat Logistik Antarnegara, ASDP Dorong Layanan RoRo Batam–Johor

Menurut dia, sumber daya yang berasal dari sektor sawit dapat dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program kerja sama dengan negara produsen lain.

Program tersebut antara lain riset bersama, promosi dan diplomasi sawit, penguatan standar keberlanjutan, pengembangan pasar baru hingga pertukaran teknologi.

Dengan langkah tersebut, dana sawit dinilai tidak hanya berfungsi untuk mendukung program domestik, tetapi juga dapat digunakan untuk memperkuat posisi tawar Indonesia dalam tata kelola sawit global.

"BPDP perlu menjadi katalisator kerja sama internasional dengan memanfaatkan sumber daya sawit untuk membiayai riset bersama, promosi dan diplomasi sawit, penguatan standar keberlanjutan, pengembangan pasar baru, serta pertukaran teknologi," ujar Saleh.

Saleh menambahkan, penguatan kerja sama antarnegara produsen pada akhirnya penting untuk menjaga keberlanjutan industri sawit nasional. Selain memperluas akses pasar, langkah tersebut diharapkan dapat membantu Indonesia menghadapi hambatan perdagangan dan mengamankan sumber devisa dari komoditas sawit dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×