INDUSTRI
Berita
Indian masuk, pasar moge menderu

MOTOR BESAR

Indian masuk, pasar moge menderu


Telah dibaca sebanyak 1256 kali
Indian masuk, pasar moge menderu

JAKARTA. Dibanding dengan motor biasa, permintaan motor premium memang relatif kecil. Namun pasar motor mahal ini terus tumbuh. Itulah sebabnya, produsen motor premium terus meningkatkan pasarnya di Indonesia.

Salah satunya PT Arya Motor Indonesia, distributor motor besar merek Victory. Perusahaan yang belum genap satu tahun beroperasi ini akan meningkatkan penjualannya hingga mencapai 100 unit tahun ini. "Ini target kami," ujar Jusuf Nathan, Managing Director PT Arya Motor Indonesia kepada KONTAN kemarin.

Langkah ini dilakukan, setelah dalam semester II tahun lalu berhasil menjual motor Victory hingga 25 unit. Padahal, motor Victory yang diluncurkan Juni tahun lalu tersebut berbanderol mulai Rp 319 juta sampai Rp 595 juta, tergantung tipenya.

Kini, Arya Motor juga tengah mempersiapkan pabrik perakitan Victory di Pulogadung, Jakarta Timur. Pabrik ini direncanakan beroperasi pada semester  kedua tahun ini dengan kapasitas produksi 30 unit per bulan. Bila sudah beroperasi, Arya Motor tidak akan menjual Victory dalam bentuk utuh lagi.

Tidak hanya Victory. PT Mabua Harley Davidson juga mematok target yang lebih tinggi. Youlanda Motoh, Manajer Pemasaran dan Komunikasi Mabua Harley mengatakan, perusahaannya mematok target penjualan 800 unit di tahun 2013 ini. Target ini sekitar 14% lebih tinggi dari realisasi penjualan Harley Davison tahun 2012 kemarin.

Namun demikian, PT Mabua tidak akan menambah gerai yang kini berjumlah sembilan untuk mendongkrak penjualan tahun ini. "Kami akan fokus pada renovasi beberapa diler kami di Jakarta dana Bali," kata Youlanda.

Pasar motor premium yang cukup menjanjikan membuat para pemain tersebut tetap optimis target mereka akan tercapai walaupun harganya akan naik tahun ini. Untuk motor Victory, misalnya, harga tahun ini bisa 10-15% lebih tinggi dari harga tahun lalu. "Harga tahun lalu merupakan harga perkenalan dan kami tidak ambil untung banyak," kilah Boyke Nitipradja, General manager Sales & Marketing PT Arya Motor.

Rencana bisnis lainnya, Arya Motor akan memboyong satu merek motor premium asal negeri Obama lainnya yakni Indian di Agustus nanti. Diler Indian ini akan digabung dengan diler Victory. Meski kedatangannya masih delapan bulan lagi, Boyke mengklaim sudah ada pemesanan sebanyak 20 unit, terutama untuk tipe favorit, Chief.

Untuk memuluskan pemasaran, Arya Motor berusaha menggandeng komunitas motor besar (moge) seperti Harley Davidson, sang pesaing berat. Pasalnya, pembeli Victory atau Indiana adalah para penggemar moge yang sudah punya motor premium.

Editor: Markus Sumartomdjon
Telah dibaca sebanyak 1256 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..