Kontan News
  : WIB    --   
indikator  I  

Industri Mebel Rotan Cirebon Makin Menyusut

Industri Mebel Rotan Cirebon Makin Menyusut

JAKARTA. Akibat nilai ekspor yang terus merosot, kondisi industri mebel rotan seakan mati suri. Lihat saja Cirebon, hingga akhir 2009 lalu dari sekitar 501 perusahaan mebel rotan, saat ini tinggal 88 perusahaan yang masih aktif melakukan ekspor.

Beberapa waktu lalu, Solihin pemilik CV Latansa Cirebon juga mengakui penurunan produksi ini. sebelum tahun 2008, Solihin bisa memproduksi sekitar 10 kontainer mebel rotan per bulan, atau sebanyak 120 kontainer mebel rotan dalam satu tahun.

"Sejak tahun 2009 produksi turun menjadi sekitar 4 kontainer - 5 kontainer dalam satu bulan," katanya. Artinya, dalam satu tahun Solihin hanya bisa memproduksi paling banyak hanya 60 kontainer mebel rotan.

Ia beralasan, kondisi ekonomi global yang belum benar-benar pulih menyebabkan permintaan mebel rotan terutama dari pasar luar negeri masih sangat rendah. "Pembeli dari Eropa sejak krisisi mengurangi ordernya," ujarnya. Ditambah lagi, pergeseran selera desain dari klasik ke model minimalis membuat produk mebel rotan makin tergeser.

Sekadar mengingatkan, nilai ekspor mebel rotan dari tahun ke tahun semakin melorot. Tahun 2005 lalu, nilai ekspor mebel rotan mencapai US$ 343,77 juta. Tapi dalam empat tahun, nilai ekspor mebel rotan terus anjlok. Tahun 2009 lalu nilai ekspor mebel rotan hanya mencapai US$ 167,75 juta.

Tahun ini ekspor mebel rotan masih akan turun sekitar 20%. Artinya, nilai ekspor mebel rotan akhir tahun ini hanya akan mencapai sekitar US$ 134,2 juta.


Reporter Herlina KD

EKSPOR MEBEL

Feedback   ↑ x
Close [X]