kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.923
  • SUN98,38 -0,17%
  • EMAS611.050 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

PLN ingin impor batubara, DPR menolak

Kamis, 26 Agustus 2010 / 14:41 WIB

PLN ingin impor batubara, DPR menolak
Berita Terkait

JAKARTA. PT PLN (Persero) berencana mengimpor batubara dari Australia karena kebutuhan batubara di PLN sering kali tidak terpenuhi dari pemasok di dalam negeri. Padahal, PLN kini sudah mulai mengalihkan bahan bakar utama pembangkit listriknya dengan batubara.

Impor batubara tersebut rencananya untuk memenuhi kebutuhan batubara pada tahun 2011 mendatang. Hitungan diatas kertas, volume batubara yang akan diusung PLN sebanyak 9 juta ton.

"Tapi, ini masih rencana saja," kata Dahlan Iskan, Direktur Utama PLN saat menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Kamis (26/8).

Dahlan mengaku, Indonesia kaya akan sumber batubara. Hanya, PLN tidak mendapatkan pasokan secara kontinyu. "Padahal, apa pun kondisinya, listrik harus terus menyala," kata Dahlan.

Nah, daripada kesulitan berburu batubara dari dalam negeri, PLN lebih memilih untuk mengimpor saja. "Kami tidak mau merengek-rengek," kata Dahlan.

Merespons rencana PLN tersebut, Komisi VI DPR menolaknya; dan berjanji akan mencarikan solusi. "Salah satunya dengan domestic market obligation (DMO) agar kebutuhan PLN bisa terpenuhi," kata Nurdin Tampubolon, Wakil Ketua Komisi VI.

Nurdin menegaskan, usulan DMO tersebut akan dibahas lebih lanjut di Komisi VI. "Kami akan bahas dulu di rapat pimpinan. Tapi kami minta agar PLN tidak perlu impor," tandas Nurdin.


Reporter: Adi Wikanto

IMPOR BATUBARA

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0031 || diagnostic_api_kanan = 0.4154 || diagnostic_web = 1.7665

Close [X]
×