kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

PLN tidak keberatan tanggung biaya tambah daya


Kamis, 16 November 2017 / 19:36 WIB
PLN tidak keberatan tanggung biaya tambah daya


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dan PT PLN (Persero) bersepakat untuk melakukan penyederhanaan golongan pelanggan listrik. Melalui penyederhanaan ini, pelanggan listrik rumah tangga punya kesempatan untuk menambah daya listrik.

Agar tidak membebani pelanggan, PLN berjanji akan menanggung seluruh biaya tambah daya plus tidak menaikkan tarif dan menaikkan biaya abonemen. Biaya tambah daya yang harus ditanggung PLN kira-kira mencapai hampir Rp 1 triliun.

Biarpun begitu PLN tidak keberatan menanggung biaya tersebut. Menurut Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, biaya penambahan daya tersebut kecil bagi PLN. Dengan begitu Sofyan juga bilang kinerja keuangan PLN tidak akan terganggu dengan biaya tambah daya tersebut.

Justru penambahan daya nantinya berpotensi meningkatkan pendapatan PLN. "Bagus juga kalau memang Anda menambah (pemakaian listrik) dua kali lipat, saya terima kasih. Kalau Andapasang AC di rumah, saya terima kasih. Kalau AC satu jadi dua, ya terima kasih," tutur Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×