| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 -0,14%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Standar Emisi Euro 4 segera berlaku 2018

Kamis, 06 April 2017 / 20:24 WIB

Standar Emisi Euro 4 segera berlaku 2018

JAKARTA. Setelah jadi wacana lama, aturan emisi Euro IV akhirnya terbentuk. Itu tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV.

Permen ini sudah diterbitkan 10 Maret lalu dan akan segera disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. 2017. "Jadi September 2018 sudah berlaku dulu untuk bahan bakar bensin , dan empat tahun dari sekarang untuk diesel," kata Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Karliansyah saat dihubungi KONTAN, Kamis (6/4).

Menurutnya dari segi ramah lingkungan, terlihat dari kandungan sulfurnya, Euro 2 masih 250 - 300 ppm sedangkan untuk kategori Euro 4 maksimal 50 ppm. Sehingga, makin rendah sulfur makin bagus. Alhasil kualitas udara juga makin baik. "Tahun 2021, polusi udara bisa berkurang signifikan sampai 90% dibanding saat ini," kata Karliansyah.

Sementara dari kesiapan bahan bakar, kesiapan dari Pertamina sedang dalam tahap persiapan Pertamina bertahap. Sedangkan untuk pemain lain seperti Shell sudah siap dari sekarang.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (Ilmate) Kementerian Perindustrian Yan Sibarang Tandiele mengatakan pihaknya mendukung aturan tersebut. Apalagi kebijakan ini akan membuat industri untuk bisa berinvestasi meningkatkan teknologi produksinya. "Selama ini ekspor kita juga ada kendala karena negara lain sudah Euro 4 sedangkan kita masih Euro 2. Diharapkan industri otomotif bisa maju dengan aturan ini," kata Yan saat dihubungi KONTAN, Kamis (6/4).

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto mengatakan pihaknya mendukung aturan ini asal ada kesiapan dari infrastruktur pendukung untuk bahan bakar. Pihaknya meminta secara bertahap di kota-kota besar mulai banyak stasiun bakar pendukung.

"Kami tidak minta banyak -banyak. Pertamina siap di kota-kota besar dulu untuk Euro 4 ini sudah bagus baru nantinya menyeluruh," kata Jongkie saat dihubungi KONTAN, Kamis (6/4)


Reporter: Eldo Christoffel Rafael
Editor: Adi Wikanto

OTOMOTIF

Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.1248 || diagnostic_api_kanan = 0.0511 || diagnostic_web = 2.3713

Close [X]
×