kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Tahun 2018 menjadi tahun penting bagi startup

Jumat, 22 Desember 2017 / 05:15 WIB

Tahun 2018 menjadi tahun penting bagi startup

Konsumen bersantap siang di restoran D'Cost dengan latar depan iklan asuransi jiwa proteksi seumur hidup dari BCA Life di Jakarta, Selasa (23/2). BCA Life menggandeng D'Cost Seafood meluncurkan program 100% Cash Back bagi konsumen yang bertansaksi di D'Cost menggunakan aplikasi D'Cost App. Melalui program ini BCA Life memberikan jaminan pengembalian seluruh dana yang sudah dibelanjakan konsumen di D'Cost sampai usia 99 tahun dalam bentuk asuransi jiwa proteksi seumur hidup dengan manfaat nilai pertanggungan maksimum Rp 200 juta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/23/02/2016

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan rintisan (startup) diprediksi tetap akan berkembang di tahun depan. Asosiasi Modal ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) memprediksi tahun 2018 menjadi tahun penting bagi startup.

Ketua Asosiasi Modal ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R. Sirait menjelaskan bisnis startup tetap menjadi atraktif karena menarik dari sisi inovasi dan pertumbuhan bisnisnya.

Menurutnya kecenderungan dari beberapa valuasi sebuah startup cukup baik dan menjadi tantangan bagi para investor di tahun depan untuk melihat bisnis apa yang potensial. "Tercermin dengan salah satu exit strategy lewat IPO sudah terjadi dan akan berkembang," kata Jefri kepada Kontan.co.id, Kamis (21/12).

Menurutnya dari sektor Financial Technology (Fintech) Payment dan Lending akan menjadi makin penting di dunia startup Indonesia. Namun beberapa sektor penting seperti kesehatan, pendidikan juga menurutnya kian menarik untuk diberi modal tambahan.

Ditambah SaaS (software as a service) juga menarik karena menjawab kebutuhan UKM. Serta data analytics diprediksi juga akan berkembang di Indonesia. "Karena kelihatannya pemain di sini mulai melihat adopsi yang signifikan di pasar," kata Jefri.

Sementara mengenai perubahan filter atau screening dalam membiayai perusahaan rintisan tahun depan, Jefri menjawab tidak ada perubahan.

Pihak anggotanya tetap mengecek untuk startup yang bisa membuktikan bahwa tim yang dipunya merupakan yang terbaik di bidangnya, berada di sektor yang cukup bermakna. "Tentunya punya market fit yang bisa dilihat di traction yang signifikan," lanjutnya.

Mengenai lanskap perubahan skema dan sistem pendanaan tahun depan, Jefri menjelaskan sekarang mulai banyak investor asing yang masuk ke Indonesia terutama dari China. "Kami harus lihat apa ini akan merubah landscape Indonesia," lanjutnya.

Namun Jefri melihat startup seperti Kioson and MCASH membuktikan IPO adalah salah satu alternatif yang bisa dipakai di Indonesia. Sehingga di masa depan nanti akan ada perusahaan startup yang akan IPO lagi dengan fundamental perusahaan yang mumpuni.

Namun secara mayoritas pendanaan masih penyertaan ekuitas namun juga akan ada lewat convertible notes. "Seed dan Series A tetap paling banyak dari segi tahapan," pungkasnya. 


Reporter Eldo Christoffel Rafael
Editor : Yudho Winarto

STARTUP

Berita terbaru Industri

Join the discussions
TERBARU
MARKET
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy