kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

100 perusahaan konstruksi dunia pameran di Jakarta


Selasa, 22 Oktober 2013 / 17:44 WIB
100 perusahaan konstruksi dunia pameran di Jakarta
ILUSTRASI. Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam sosialisasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Tarif PPN Jadi 11%, Dirjen Pajak Sebut Ada Tambahan Penerimaan pada Mei 2022.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pameran dan konferensi konstruksi di Asia Tenggara, Concrete Show South East Asia 2013 yang akan diikuti 100 perusahaan.

Negara asal peserta pameran itu terdiri dari 15 negara, yakni; Indonesia, Jerman, Inggris, Italia, Afrika Selatan, Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Jepang, China, dan lainnya.

Pameran tersebut merupakan platform yang tepat bagi pemain industri konstruksi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara, untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnisnya.

Concrete Show South East Asia diselenggarakan selama tiga hari, mulai 24-26 Oktober 2013 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta mendatang.

Christopher Eve, Senior Vice President UBM Asia mengatakan, ajang Concrete Show South East Asia 2013 akan dipamerkan berbagai macam produk dan jasa beton dan konstruksi.

"Ini meningkatkan pengetahuan industri dan terlibat dalam diskusi khusus. Secara keseluruhan, pameran ini memberi peluang besar untuk membangun jaringan bisnis yang solid,” katanya, Selasa (22/10).

Perusahaan terkemuka dari Indonesia antara lain Wika Beton, Adhimix, Toyota Kohki, Penetron, BASF, dan Spancrete juga turut berpartisipasi.

Selama tiga hari pelaksanaan, pameran ini menghadirkan pembicara-pembicara kompeten dari Kementerian Pekerjaan Umum, Asosiasi Semen Indonesia, dan Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia untuk membahas mulai dari industri semen di Indonesia, sistem infrastruktur Indonesia, hingga pencegahan gempa bumi. (Eko Sutriyanto/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×