kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

2010, Martha Tilaar Targetkan Penjualan Rp 1 T


Jumat, 14 Mei 2010 / 13:30 WIB


Reporter: Gloria Haraito



JAKARTA. Selain makan dan minum, bersolek telah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar kaum hawa. Tak heran, dengan pasar wanita yang besar, industri kosmetik tak pernah luntur. Tahun ini, Grup Martha Tilaar atau PT Martina Berto menargetkan pendapatan bisa tembus Rp 1 triliun, naik 25% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2009 yang sebesar Rp 800 miliar.

Demi mencapai target ini, perusahaan akan melakukan berbagai ekspansi ke negeri seberang. Selain itu, Martina Berto juga tak mau ketinggalan ambil posisi di produk kosmetik pria. Selama ini perusahaan memiliki produk multigender merek Rudi Hadisuwarno dan Biokos.

"Kami juga berniat serius menggarap pasar metroseksual karena pasarnya menarik," ujar Direktur Pemasaran Martina Berto, Samuel Pranata kepada KONTAN.

Ia memandang, industri kosmetik tahun ini mesti kerja keras bertahan melawan produk dari China. Maklum, produk kosmetik asal China yang murah meriah memang membanjiri pasar pasca berlakunya ACFTA. Apalagi, produk China memikat konsumen lewat kemasan menawan berteknologi tinggi. Samuel mengaku sudah lebih dari sepuluh kali berdiskusi dengan Kemeterian Perindustrian tentang upaya perlindungan industri kosmetik dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×