kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

2011, Pemerintah perbanyak lelang wilayah kerja migas


Selasa, 04 Januari 2011 / 20:56 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Meski tak laku, pemerintah masih ngotot menawarkan lelang wilayah kerja (WK) migas di 2011. Tujuannya, untuk mendongkrak investasi sektor migas. Selain sektor migas, pemerintah makin serius garap gas metana batubara atau coal bed methane (CBM).

Tahun ini, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan akan menawarkan 60 tender wilayah kerja migas dan CBM.

"39 wk migas melalui reguler tender, dan 11 wk migas melalui penawaran langsung. Untuk CBM jumlah yang akan ditawarkan sebanyak 10 wk," jelas Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, Selasa (4/1). Tahun lalu, Kementrian ESDM menawarkan 42 WK migas dan 9 WK CBM.

Sebelum menawarkan lelang migas itu, Darwin mengaku akan terus meningkatkan kualitas data geoscience untuk menarik investor.

Sepanjang tahun lalu, pemerintah telah melakukan penawaran lelang migas hingga dua kali, namun sepi peminat. Dirjen Minyak dan Gas, Evita Herawati Legowo menilai, sepinya peminat lantaran masih minimnya data. "Memang data yang ada kurang mencukupi untuk langkah lebih lanjut." jelas Evita beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×