kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45976,43   4,23   0.43%
  • EMAS915.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.19%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

4 Perusahaan teken MoU kembangkan PLTS Atap 5 MW di kelompok usaha Karyadeka Group


Minggu, 26 September 2021 / 21:11 WIB
4 Perusahaan teken MoU kembangkan PLTS Atap 5 MW di kelompok usaha Karyadeka Group
ILUSTRASI. Pekerja melakukan perawatan panel surya. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Karyadeka Group dan PT Indonesia Solar Global (ISG) dengan PT Arya Watala Capital dan Soladex Energy Indonesia melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) untuk pemasangan PLTS Atap hingga 5 MW untuk gedung perkantoran, pabrik, tambak udang, perumahan, dan kelompok usaha lainnya Karyadeka Group antara lain

Sebagai informasi mengenai masing-masing perusahaan yang berparitispasi dalam kerja sama ini, adalah sebagai berikut. Karyadeka Group merupakan perusahaan pengembang properti dan real estate yang memiliki banyak gedung perkantoran, fasilitas pabrik, serta kelompok usaha lainnya sedang melakukan Green Development di berbagai fasilitas yang dikelola. 

PT Indonesia Solar Global (ISG) adalah pabrikan lokal baru di Indonesia yang siap ikut berperan aktif dalam program transisi energi Indonesia. Kemudian, PT Arya Watala Capital sebagai pengembang PLTS Atap di Indonesia yang relatif agresif semenjak 2019 melalui pengembangan bisnis ke pelanggan komersial dan industri.  

Terakhir, PT Solardex Energi Indonesia merupakan perusahaan yang telah menyuplai lebih dari 2 GW panel surya fotovoltaik dan 10 juta unit baterai, charge controller dan inverter PLTS, dengan fokus pada pengembangan produk, produksi, integrasi sistem, penjualan dan jasa yang berhubungan dengan pembangkit listrik tenaga surya.

Mada Ayu Habsari, Managing Director dari PT Arya Watala Capital mengatakan dengan ditekennya perjanjian kerja sama ini menunjukkan bahwa panel surya yang sebagian komponennya adalah local content sudah diminati oleh Investor asing, sehingga Arya Watala Capital sebagai perusahaan developer PLTS ingin ikut mendorong pertumbuhan Industri. 

Baca Juga: Kementerian ESDM proyeksikan energi bersih topang kebutuhan listrik pada tahun 2060

"Diharapkan jika demand mulai tumbuh, panel surya dalam negeri bisa meningkatkan performa dari kualitas produk agar bisa menuju kualitas Panel Tier 1," jelasnya secara virtual, Jumat (24/9). 

Dengan cara ini, lanjut Rama, dapat menarik investor asing baik dari sisi pabrikan pendukung maupun lainnya ke Indonesia. Tentu, supaya ekosistem PLTS di Tanah Air bisa terus berkembang. 

Rama Dinara, Managing Director PT Indonesia Solar Global (ISG) menambahkan, penandatangan perjanjian kerja sama ini untuk rencana pemasangan PLTS Atap dengan total sebesar 5 MW untuk kelompok usaha Karyadeka Group antara lain gedung perkantoran, pabrik, tambak udang, perumahan, dan kelompok usaha lainnya. 

"Penting sekali ada ruang untuk para produsen lokal dalam program pemerintah bahkan juga pihak swasta yang akan membuat produsen lokal bertumbuh dan nantinya di masa yang akan datang Indonesia tidak akan bergantung dengan solar PV impor," ujarnya. 

Lebih lanjut, Rama mengatakan, sebagai pabrikan solar PV baru di Indonesia PT Indonesia Solar Global (ISG) berkomitmen untuk terus mengembangkan diri sehingga dapat menghasilkan produk-produk yang unggul. 

Selanjutnya: Permen PLTS Atap perlu melewati tahap ini sebelum diimplementasikan

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×