kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

ABM Investama (ABMM) produksi batubara 6 juta ton hingga Semester I 2019


Selasa, 13 Agustus 2019 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. Area tambang batubara ABM Investama


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

Dengan menurunnya pendapatan bersih, beban pendapatan mereka juga turun 17,38% jadi US$ 235,60 juta dari beban pada semester 1 2018 US$ 285,16 juta. Laba kotor ABMM menyusut sebesar 44,48% menjadi US$ 50,88 juta pada semester 1 2019.

ABMM mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar US$ 5,23 juta, anjlok 65,74% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 15,27 juta.

“Turunnya kinerja keuangan karena adanya penurunan harga batubara, harga batubara pada semester 1 2019 sekitar 25% lebih rendah dari harga rata-rata semester 1 2018,” ujarnya pada Kontan, Selasa (13/8).

Baca Juga: Emiten batubara masih menghadapi tekanan

Sebagai salah satu strategi di tengah penurunan harga batubara mereka terus melakukan efesiensi. Ia berharap pada semester kedua ini harga batubara bakal kembali membaik.

Sebagai informasi, Harga Batubara Acuan akhirnya mengalami kenaikan pada Agustus 2019. HBA Agustus 2019 ini naik tipis 1,04% menjadi US$ 72,67 per ton, ketimbang HBA Juli lalu hanya berada di angka US$ 71,92 per ton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×