kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Ace Hardware (ACES) Tetap Lanjutkan Ekspansi di Tengah Pelemahan Rupiah


Selasa, 16 April 2024 / 09:00 WIB
Ace Hardware (ACES) Tetap Lanjutkan Ekspansi di Tengah Pelemahan Rupiah
ILUSTRASI. Pengunjung memilih produk yang ditawarkan di gerai ACE, Jakarta, Selasa (7/11/2023). (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) menyatakan pihaknya akan terus menghadirkan produk dengan harga kompetitif seiring pelemahan rupiah terhadap dolar AS. 

Sebagai informasi, rupiah tercatat mengalami pelemahan terhadap dolar hingga di titik Rp 16.000 pada beberapa waktu belakangan. Melihat hal ini, Head of Corporate Communications ACES Melinda Pudjo mengatakan strategi yang dijalankan Perseroan masih akan sama. 

"Kami akan terus melakukan ekspansi ke daerah-daerah baru, serta mengoptimalkan layanan omni-channel untuk menjangkau lebih banyak konsumen serta terus berfokus pada optimalisasi biaya alias operational excellence di setiap lini dan fungsi," jelasnya kepada Kontan, Senin (15/4). 

Baca Juga: Kenaikan Tarif Sewa Mendorong Prospek Kinerja Wintermar (WINS) Tahun Ini

Lebih lanjut, perusahaan ritel rumah tangga dan gaya hidup ini optimistis Pemerintah dan jajaran terkait sudah memiliki strategi serta langkah-langkah yang diambil untuk menjaga stabilitas nilai rupiah. 

"Semoga nilai tukar rupiah dapat segera menguat kembali," kata dia. 

Asal tahu saja, tahun ini ACES menargetkan membuka 15 gerai baru di seluruh Indonesia. Pihaknya belum membuka besaran capex yang disiapkan, namun pada 2023 lalu ACES menyiapkan dana capex senilai Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×