kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   0,00   0,00%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Acset Indonusa (ACST) Jual Bisnis Maritim Rp 20 Miliar, Fokus ke Konstruksi Inti


Selasa, 21 Oktober 2025 / 10:04 WIB
Acset Indonusa (ACST) Jual Bisnis Maritim Rp 20 Miliar, Fokus ke Konstruksi Inti
ILUSTRASI. ACSET Indonusa


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Acset Indonusa Tbk (ACST) resmi melepas kepemilikan sahamnya di bisnis infrastruktur maritim. Nilai transaksi penjualan tersebut mencapai Rp 20 miliar.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (21/10/2025), ACST menjual saham milik perseroan dalam PT Dredging International Indonesia (DII) kepada PT Eka Jaya Kridatama (EJK).

Baca Juga: Naik 83,15% Dalam Sepekan, Saham Acset Indonusa (ACST) Dipantau Bursa

DII merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengerukan dan reklamasi lahan untuk pengembangan infrastruktur maritim, pelabuhan, serta pembangunan wilayah baru.

Sementara itu, EJK adalah perusahaan jasa pelaksana konstruksi yang juga berbasis di Jakarta Pusat.

Corporate Secretary ACST Kadek Ratih Paramita Absari menjelaskan, perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale and purchase agreement) pada 20 Oktober 2025 dengan EJK dan DEME Singapore Pte Ltd.

Sebagai informasi, DEME adalah perusahaan berbasis di Singapura yang sebelumnya bernama Dredging International Asia Pacific Pte Ltd.

Perjanjian tersebut mencakup penjualan seluruh 400 lembar saham Seri A milik ACST di DII, setara dengan kepemilikan 23,53% yang nantinya akan dikonversi menjadi saham Seri B dengan nilai transaksi sebesar Rp 20 miliar kepada EJK.

Baca Juga: Acset Indonusa (ACST) Dapat Guyuran Modal dari United Tractors (UNTR), Cek Prospeknya

“Tanggal akhir penyelesaian transaksi ditetapkan paling lambat pada 22 Oktober 2025, atau waktu lain yang disepakati para pihak,” ujar Kadek dalam keterbukaan informasi tersebut.

Kadek menambahkan, tujuan transaksi ini adalah untuk memfokuskan kegiatan usaha ACST pada sektor konstruksi sebagai bisnis inti perusahaan.

Ia juga menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi material maupun afiliasi, serta tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan ACST saat ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×