kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ada tax amnesty, pengembang berharap bisnis bagus


Senin, 09 Mei 2016 / 14:28 WIB
Ada tax amnesty, pengembang berharap bisnis bagus


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Setelah perlambatan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2015, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengharapkan bisnis properti membaik tahun ini.

Harapan pulihnya pertumbuhan ekonomi ini terutama ditumpukan pada kebijakan pemerintah yang menerapkan pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Pada 2016, harapan kita (Summarecon) ekonomi lebih bagus, tax amnesty sudah keluar, sehingga pembeli apartemen atau rumah lebih pasti dan bisnis jadi pasti," ujar Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi kepada Kompas.com, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Tax amnesty ini disebut-sebut bisa mempermudah masyarakat dalam hal investasi. Dengan kemudahan ini, Adrianto melihat akan ada lebih banyak orang yang berinvestasi di sektor properti, baik itu perumahan maupun apartemen.

Sementara untuk prediksi pertumbuhab, Adrianto mengaku sulit memperhitungkannya. Selama dua tahun ini, target marketing sales Summarecon masih sama yaitu Rp 4,5 triliun.

Adapun hingga kuartal I/2016, Summarecon mengumpulkan penjualan lebih dari Rp 700 miliar. Menurut Adrianto, angka ini banyak disokong oleh Summarecon Serpong, Summarecon Bandung, Summarecon Bekasi dan Kelapa Gading. (Penulis: Arimbi Ramadhiani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×