kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Ada virus corona, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) enggan buka target di bulan Ramadhan


Jumat, 03 April 2020 / 18:53 WIB
Ada virus corona, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) enggan buka target di bulan Ramadhan
ILUSTRASI. Ilustrasi Gerai Alfamart


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) masih enggan membuka proyeksi penjualan saat bulan Ramadhan. Walau biasanya terjadi kenaikan penjualan, namun adanya wabah virus corona di Indonesia juga dikhawatirkan menahan penjualan perusahaan ritel. 

"Untuk kondisi tersebut, kami belum bisa sampaikan apa-apa," kata Corporate Communication General Manager Sumber Alfaria Trijaya Nur Rachman kepada Kontan.co.id, Jumat (3/4).

Dalam kesempatan sebelumnya, Nur Rahman sempat membenarkan lonjakan transaksi atau panic buyung sempat terjadi saat pemerintah menghimbau adanya social distancing di masyarakat.

Baca Juga: Belanja tanpa keluar rumah, Alfaria (AMRT) kenalkan Alfagift, Alfacart, dan SAPA

Kini, menyambut bulan Ramadhan yang akan dimulai pada pertengahan bulan April, Nur Rachman bilang, pasokan barang masih tersedia dengan harga normal. 

Alfaria Trijaya juga meluncurkan fitur layanan berbelanja dari rumah bagi para pembeli di Jabodetabek melalui tiga saluran, yakni aplikasi Alfagift dan Alfacart yang bisa diunduh melalui ponsel pintar, serta SAPA (Siap Antar Pesanan Anda).

Asal tahu saja, kinerja AMRT di tahun 2019 silam tergolong ciamik. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 72,94 triliun sepanjang 2019. Jumlah tersebut naik 9,16% dari Rp 66,82 triliun di 2018. Sedangkan laba bersih AMRT melesat 71,12% dari Rp 650,14 miliar menjadi Rp 1,11 triliun di akhir 2019 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×