kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Adaro Energy (ADRO) waspadai turunnya harga batubara acuan


Kamis, 20 September 2018 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan Adaro


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Nomor 1951 K/30/MEM/2018 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan periode September 2018 telah terbit.

Dalam beleid tersebut disebutkan, harga batubara acuan sebesar US$ 104,81 per ton atau turun 2,88% dari harga batubara acuan pada Agustus 2018 yang sebesar US$ 107,83 per ton.

Dalam fluktuatif harga batubara, Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Tbk, Febriati Nadira mengatakan, emiten berkode saham ADRO ini terus menjalankan keunggulan operasional di seluruh mata rantai bisnis perusahaan sehingga dapat menghasilkan kinerja operasional yang solid.

“Untuk harga batubara memang tidak pernah bisa kita prediksi. Adaro tetap waspada karena dinamika pasar industri batubara yang fluktuatif,” katanya pada Kontan.co.id, Senin (17/9) silam.

Meski HBA September tengah turun, ADRO tidak merevisi target produksi. Nadira bilang, target produksi batubara masih tetap sesuai panduan 2018 yaitu sebesar 54 juta ton sampai 56 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×