kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Adaro masih kembangkan EBT untuk kebutuhan internal


Minggu, 19 Januari 2020 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. logo PT Adaro Energy Tbk. REUTERS/Beawiharta/File Photo


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mulai melirik bisnis energi baru terbarukan (EBT). Namun sejauh ini bisnis perusahaan tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan internal. 

Wakil Presiden Direktur PT Adaro Power Dharma Djojonegoro mengatakan saat ini perusahaan tengah memasuki tahap uji kelayakan untuk pembangkit mini-hydro di Kalimantan Tengah dengan kapasitas antara 2 MW - 4 MW untuk kebutuhan internal dan pembangkit hybrid / micro-grid di Sulawesi Tengah dengan kapasitas antara 4 MW - 6 MW. 

Baca Juga: PLN Akan Memacu Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT)

Adaro juga tengah melakukan eksplorasi pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), dan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa desa terpencil dan tidak terjangkau oleh PLN di Papua dengan kapasitas kurang dari 100 kilo Watt peak (kWp).

Saat ini yang sudah berjalan adalah PLTS di Kelanis, wilayah operasional Adaro, dengan kapasitas 100 kWp untuk kebutuhan internal. "Tahun ini kami juga sedang mempelajari pengembangan PLTS Terapung untuk meningkatkan kapasitas pembangkit tersebut hingga mencapai 0.5 MWp," imbuh Dharma. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×