kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

ADM masih pasarkan mobil dengan kurs Rp 11.000-an


Jumat, 25 September 2015 / 19:31 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menguatnya dollar membuat nilai tukar rupiah melemah. Dampaknya cukup mempengaruhi banyak sektor, salah satunya berimbas pada rencana revisi harga yang akan dilakukan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dari produknya.

Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra yang sempat berbincang dengan beberapa wartawan otomotif di Maratua, Kalimantan Timur, turut menuturkan mengenai revisi harga. Amelia mengatakan bahwa akibat kondisi yang tidak stabil, Daihatsu akan berencana menaikkan harga.

"Kondisi realitasnya memang sangat berat saat ini, kami juga sudah ada rencana untuk menaikkan harga. Karena meski mobil dirakit di Indonesia, tapi tetap ada beberapa materi yang masih kita impor untuk membuat mobil, itu jelas kaitannya dengan dollar," ucap Amelia di Maratua, Rabu (23/9/2015).

Rencana Daihatsu dalam menaikkan harga nantinya akan ada perbedaan pada setiap model. Meski demikian ADM berusaha untuk tidak memberatkan calon konsumen atau Sahabat Daihatsu yang sudah menggunakan produk Daihatsu. Bahkan sampai saat Ini Daihatsu juga masih menggunakan harga dari nilai tukar rupiah yang lama untuk semua produknya.

"Untuk persentase kenaikannya saya belum bisa bilang. Tapi kalau waktu sepertinya dalam waktu dekat. Sampai saat ini Daihatsu masih memasarkan mobil dari kurs Rp 11 ribuan. Sekarang dollar sudah Rp 14 ribuan, bisa dibayangkan sendiri seperti apa kami kan," ujar Amelia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×