kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45874,12   -12,06   -1.36%
  • EMAS1.329.000 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Agung Podomoro (APLN) Raih Pendapatan Usaha Rp 8,7 Triliun pada Tahun 2022


Jumat, 31 Maret 2023 / 12:51 WIB
Agung Podomoro (APLN) Raih Pendapatan Usaha Rp 8,7 Triliun pada Tahun 2022
ILUSTRASI. Agung Podomoro (APLN) raih Pendapatan Usaha naik 104% atau capai Rp 8,7 Triliun di tahun 2022


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan pendapatan usaha dan penjualan sebesar Rp 8,66 triliun di tahun 2022. Jumlah itu meningkat 103,29% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar Rp 4,26 triliun. 

Laba kotor perusahaan turut melonjak 240,56% menjadi sebesar Rp4,87 triliun dari sebesar Rp1,43 triliun pada tahun 2021. Menutup tahun 2022, APLN pun mencatatkan laba komprehensif sebesar Rp 2,07 triliun dibandingkan dengan rugi komprehensif sebesar Rp 545,7 miliar di tahun 2021.

Corporate Secretary PT Agung Podomoro Land Tbk Justini Omas menjelaskan sejumlah faktor turut berkontribusi terhadap pencapaian perusahaan di tahun 2022. Di antaranya adalah pendapatan berulang dari segmen jasa perhotelan dan pusat perbelanjaan yang mencapai sebesar Rp 1,46 triliun atau naik  28,07% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,14 triliun. 

Baca Juga: APLN Optimistis Catatkan Pertumbuhan Marketing Sales pada Tahun 2023

Faktor lainnya adalah kerjasama strategis antara APLN dengan Hankyu Hanshin Properties Corp (HHP) dalam pengelolaan Central Park Mall (CP Mall) melalui CPM Assets Indonesia (CPM). HHP melalui CPM Assets Japan LLC telah mengakuisisi CPM dan kini memegang 71,42% saham CPM sementara APLN sendiri masih menguasai 28,58% saham CPM. Selain itu, juga APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp7,20 triliun, naik 131,51% dari Rp3,11 triliun pada periode sama tahun lalu.

“Kami juga berhasil mengoptimalkan kebijakan pemerintah untuk melonggarkan aktivitas masyarakat dengan kenaikan pendapatan dari segmen jasa perhotelan dan pusat perbelanjaan,” jelas Justini Omas melalui keterangan resmi, Jumat (31/3).  

Saat ini APLN memiliki dan mengoperasikan sejumlah hotel premium seperti Pullman Vimala Hills Ciawi, Pullman Grand Central Bandung dan Indigo Seminyak Bali. Perusahaan juga masih memiliki dan mengelola sejumlah pusat perbelanjaan premium di Jakarta dan berbagai kota besar di Indonesia, diantaranya Kuningan City, Senayan City, Baywalk, Emporium Pluit, Festival CityLink Bandung, Deli Park Medan, dan Plaza Balikpapan. 

Ia menambahkan penjualan properti APLN pada tahun 2022 tetap menunjukkan hasil yang positif. Total penjualan pemasaran (marketing sales) diluar PPN mencapai sebesar Rp 1,66 triliun. Sejumlah proyek properti yang sedang dikembangkan dan dibangun perusahaan seperti Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, Pakubowono Spring, Podomoro City Deli Medan, Podomoro Golf View dan Kota Podomoro Tenjo menjadi sumber utama penjualan pemasaran terbesar.

 

“Melalui berbagai inovasi produk properti dan dukungan infrastruktur terbaik, kamiakan terus memastikan bahwa produk-produk APLN selalu menjadi referensi dan pilihan konsumen, seperti yang sudah terbukti selama lebih dari 53 tahun perjalanan perusahaan ini,” tambah Justini.  

Perusahaan juga berkomitmen untuk terus mendorong efisiensi di berbagai lini bisnis. Strategi ini telah berhasil dilakukan ketika mulai terjadi pandemi Covid-19 pada tahun 2020, sehingga APLN tetap membangun berbagai proyek properti meskipun dalam situasi krisis. 

Melalui pengelolaan keuangan yang disiplin dan terukur, perusahaan berhasil melunasi pinjaman senilai SGD 172,8 juta kepada Guthrie Venture Pte Ltd pada tahun 2022.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×