Reporter: Leni Wandira, Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia AirAsia, mengawali tahun 2026 dengan membuka rute penerbangan internasional baru, yakni Bali-Da Nang, Vietnam, yang akan mulai beroperasi pada 20 Maret 2026.
Kehadiran penerbangan langsung ini menjadi rute internasional ketujuh yang dilayani Indonesia AirAsia dari hub Bali.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, mengungkapkan penerbangan langsung Bali–Da Nang ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wisata di kawasan Asia Tenggara sekaligus membuka akses ke destinasi baru yang kini dapat dijangkau secara langsung dari Bali.
“Setelah sebelumnya terhubung dengan Malaysia, Singapura, Thailand, dan Australia, Indonesia AirAsia kini memperluas jaringannya ke Vietnam melalui rute langsung eksklusif yang saat ini hanya dilayani Indonesia AirAsia dari Bali ke Da Nang, sehingga memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi wisatawan,” ujar Achmad, dalam siaran pers, Rabu (7/1).
Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Bukukan Kontrak Baru Rp 17,43 Triliun Sepanjang 2025
Dia menambahkan bahwa kehadiran rute Bali–Da Nang turut memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Vietnam, termasuk melalui layanan fly-thru dari Jakarta dan Labuan Bajo ke Da Nang via Bali.
Rute ini menghadirkan pengalaman perjalanan antar destinasi yang lebih luas, baik bagi wisatawan individu, kelompok pertemanan, maupun keluarga, dengan membuka peluang menjelajahi lebih dari satu destinasi dalam satu rangkaian perjalanan.
Melalui penerbangan langsung ini, perjalanan ke Vietnam Tengah menjadi lebih mudah, sekaligus terhubung dengan jaringan penerbangan Indonesia AirAsia dari Bali ke berbagai destinasi internasional di Australia, termasuk Perth, Adelaide, dan Melbourne.
Menurut data National Statistics Office (Ministry of Finance) Vietnam, jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Vietnam pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 19,15 juta kunjungan, meningkat sekitar 20,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menegaskan posisi Vietnam sebagai salah satu destinasi wisata utama di Asia Tenggara. Pasar Asia Tenggara mencatatkan kinerja yang kuat, termasuk Indonesia yang tumbuh sebesar 13,8% sebagai salah satu negara penyumbang wisatawan.
Da Nang, kota terbesar kelima di Vietnam yang dikenal sebagai “Miami of Vietnam”, semakin populer di kalangan wisatawan dan media sosial berkat pantai-pantainya yang bersih, suasana kota modern, kehidupan malam yang dinamis, serta deretan kafe tepi jalan yang menawarkan pengalaman visual menarik.
Sementara itu, Bali telah lama menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Asia Tenggara dengan beragam daya tarik, mulai dari kawasan budaya Ubud, pantai-pantai populer seperti Kuta, Seminyak, dan Nusa Dua, hingga keindahan alam di Uluwatu dan Nusa Penida.
Konektivitas langsung Bali–Da Nang membuka peluang perjalanan lintas destinasi yang lebih fleksibel bagi wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke Vietnam maupun wisatawan Vietnam yang ingin berwisata ke Indonesia. Begitu juga wisatawan internasional, termasuk dari Australia, yang memanfaatkan Bali sebagai hub perjalanan selanjutnya.
“Pola perjalanan antar destinasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata lintas negara sekaligus meningkatkan pertukaran kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia dan Vietnam,” tutup Achmad.
Baca Juga: Cahayasakti (CSIS) Ekspansi Bisnis Melalui Anak Usaha Baru di Sektor Perumahan
Selanjutnya: Strategi Pemerintah Tingkatkan Daya Saing KEK dengan Insentif Fiskal
Menarik Dibaca: Promo Holland Bakery Diskon Spesial 20% untuk Menu Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













