kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

AirAsia perpanjang penghentian sementara penerbangan sampai 30 September


Jumat, 10 September 2021 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Pesawat AirAsia.


Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) memperpanjang penghentian sementara layanan penerbangan berjadwal hingga 30 September 2021. Sebelumnya,  penghentian semetara layanan penerbangan AirAsia sudah dilakukan sejak 6 Juli hingga 6 September 2021 lalu.

Head of Corporate Secretary AirAsia Indonesia Indah Permatasari Saugi mengatakan, AirAsia tetap berkomitmen melayani penerbangan regular, charter dan kargo untuk repatriasi, pengiriman barang atau kepentingan esensial lainnya dengan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat.

“AirAsia akan terus mengevaluasi perkembangan situasi dan siap untuk kembali membuka layanan penerbangan berjadwalnya sewaktu-waktu,” kata Indah kepada Kontan.co.id, Jumat  (10/9).

Baca Juga: Ini 20 maskapai terbaik di dunia tahun 2021 versi AirlineRatings.com

Indah melanjutkan, bagi penumpang yang sudah membeli tiket, kemudian yang ingin mengubah jadwal penerbangannya disarankan untuk meggganti pembeliannya menjadi akun kredit untuk pembelian tiket berikutnya yang berlaku hingga 730 hari (2 tahun). Atau mengubah jadwal penerbangan ke tanggal lain yang dapat dilakukan tidak terbatas dan tanpa biaya tambahan sampai dengan 30 November 2021.

Ia juga bilang untuk pengajuan pengembalian dana atau refund akan dievaluasi sesuai dengan ketentuan. “Pengubahan dan pengajuan ini dapat dilakukan melalui AVA di airasia.com atau support.airasia.com,” ucapnya.

Selanjutnya: AirAsia masuk bisnis taksi online (ride hailing), siap rebut pasar Gojek dan Grab

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×