kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ajang World Batik Summit bakal berakhir hari ini


Minggu, 02 Oktober 2011 / 12:31 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta . KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Reporter: Dupla Kartini, Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Belum punya pilihan agenda untuk mengisi hari libur? Mungkin Anda bisa menyambangi pameran World Batik Summit (WBS) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Ajang yang digelar sejak Rabu (28/9) lalu itu, akan berakhir pada hari ini, Minggu (2/10).

WBS yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini tidak hanya memamerkan produk kain batik saja. Sejumlah kerajinan, salah satunya alat musik tradisional juga turut mewarnai pameran yang bertemakan "Indonesia: Global Home of Batik."

Ada sekitar 1.000 delegasi nasional dan internasional, mulai dari produsen, pemasar, desainer, perajin, hingga akademisi yang turut serta dalam acara ini. Khusus untuk peserta non-lokal, tercatat ada 117 peserta dari 11 negara.

WBS diselenggarakan sebagai wadah pembelajaran bagi warga dunia untuk mengenali produk batik dan prosesnya secara detail.

Saat acara pembukaan Rabu lalu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu juga menyerahkan Cetak Biru Pelestarian dan Pengembangan Batik Nasional kepada Presiden. "Salah satu bagian dari Cetak Biru Batik adalah peningkatan kemampuan pemenuhan input produksinya. Itu antara lain jumlah usaha industri hulu harus ditingkatkan," ujar Mari.

Sebagai informasi, setiap pengunjung yang memasuki WBS dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp 10.000 per orang. (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×