kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.883   25,00   0,14%
  • IDX 6.038   -79,17   -1,29%
  • KOMPAS100 790   -4,20   -0,53%
  • LQ45 596   -2,80   -0,47%
  • ISSI 210   -2,65   -1,25%
  • IDX30 337   -1,37   -0,41%
  • IDXHIDIV20 413   -2,62   -0,63%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,71%
  • IDXQ30 108   -0,31   -0,29%

Akibat wabah korona, pebisnis hotel lempar handuk putih


Rabu, 08 April 2020 / 04:45 WIB


Reporter: Amalia Fitri, Benedicta Prima, Lidya Yuniartha | Editor: Sandy Baskoro

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, hingga Senin (6/4) sore, terdapat 1.266 hotel yang tutup akibat Covid-19.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan, angka hotel yang tutup bisa jauh lebih besar dari data yang ada. "Laporan terakhir yang sudah dinyatakan tutup sebanyak 1.266 hotel per kemarin sore. Angka riil lebih banyak, karena data ini hanya berdasarkan mereka yang lapor saja," ungkap dia, Selasa (7/4).

Menurut Hariyadi, penutupan hotel turut berpengaruh pada tenaga kerja. Ada lebih dari 150.000 tenaga kerja yang berpotensi terdampak. "Bila hotel ditutup, karyawan pun diminta cuti tanpa ditanggung perusahaan," kata dia.

Hariyadi juga memperkirakan pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan hotel terganggu. "Kami selama ini tidak ada masalah THR. Tapi saat ini, bagaimana mau membayar (THR), kalau tidak ada cash inflow,"  kata Hariyadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×