kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ambisi Erajaya (ERAA) tambah 300 gerai baru di 2020 terganjal corona


Sabtu, 04 April 2020 / 07:55 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

Djatmiko menjelaskan, pertumbuhan ekonomi nasional yang melambat mengakibatkan penurunan di industri retail, salah satunya permintaan pasar smartphone. Asal tahu saja, di tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,02% lebih rendah dibanding tahun 2018 yang sebesar 5,17%

"Hal itu berdampak pada total penjualan ERAA yang menurun di sepanjang tahun 2019, khususnya penjualan smartphone kami," imbuhnya.

Akan tetapi,  lanjutnya, di luar penurunan penjualan smartphone, ERAA melihat adanya peningkatan di luar produk handset seperti produk operator, voucher, IoT, aksesoris, dan lainnya.

Baca Juga: Ditekan sentimen corona, analis: Saham Erajaya (ERAA) masih menarik

Sekadar informasi, segmen telepon seluler dan tablet memang menurun hingga 11,13% sepanjang tahun lalu. Sementara, penjualan produk operator naik 9,89% yoy menjadi Rp 3,89 triliun.

Penjualan komputer dan peralatan elektronik lainnya naik 59,33% yoy menjadi Rp 1,23 triliun. Segmen aksesoris dan lain-lain juga meningkat hingga 37,97% yoy menjadi Rp 2,18 triliun.

Sementara itu, penjualan yang menurun ikut menekan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga 65,28% YoY menjadi Rp 295,07 miliar dari sebelumnya Rp 850,09 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×