kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

AMTI minta pabrik rokok berikan kredit ke petani


Selasa, 30 Juni 2015 / 20:36 WIB


Reporter: Sanny Cicilia, Yulianna Fauzi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Petani tembakau masih kesulitan mendapatkan kredit perbankan. Oleh karena itu Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) mendorong pabrikan rokok untuk merangkul lebih banyak petani.

Ketua Umum AMTI Budidoyo menjelaskan, banyak manfaat yang didapat petani ketika dirangkul pabrikan lewat kemitraan. Petani akan mendapat pembiayaan menanam lahan, benih sampai panen.

Petani juga mendapat pelatihan dan pembinaan (good agricultural practice) sehingga ada perubahan mindset petani, cara menanam, budidaya. Dengan begitu, kualitas tembakau lebih baik, pasar lebih terjamin, dan produktivitas petani berkelanjutan. "Kemitraan bisa meningkatkan kesejahteraan petani," kata Budidoyo.

AMTI akan membantu petani membentuk kelompok atau kelembagaan agar lebih mudah dirangkul oleh pabrikan. Jumlah petani tembakau yang tercatat AMTI mencapai 2 juta orang. Tapi, jumlah petani yang dirangkul lewat kemitraan, kata Budidoyo, masih sangat kecil.

Budidoyo mengklaim, kebutuhan tembakau industri masih cukup besar. Misalnya, kapasitas produksi pabrik sebesar 330 miliar batang atau setara 330.000 ton tembakau. Sedangkan tembakau sekarang hanya memenuhi sekitar 187.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×