Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital yang menyasar pengguna perangkat mobile, kebutuhan akan perlindungan siber yang lebih inklusif dan terjangkau kian mendesak.
Tidak hanya perusahaan besar, institusi pendidikan hingga instansi pemerintah kini dituntut mampu melindungi seluruh ekosistem penggunanya dari risiko serangan siber yang semakin kompleks.
Merespons kondisi tersebut, PT Itsec Asia Tbk menandai perjalanan 16 tahun bisnisnya memperkenalkan IntelliBron Aman Enterprise. Ini adalah solusi keamanan siber mobile tingkat enterprise yang ditujukan bagi institusi.
Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh anggota institusi. Mulai dari karyawan, siswa, hingga aparatur tanpa membebankan biaya kepada individu pengguna.
Berdiri pada tahun 2010 dan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023, Itsec Asia dibangun dengan keyakinan bahwa keamanan siber tidak boleh hanya dinikmati oleh organisasi besar dengan anggaran tinggi.
Selama 16 tahun, emiten berkode saham CYBR itu telah berkembang dari perusahaan layanan keamanan siber di Jakarta menjadi perusahaan teknologi dengan operasi di Indonesia, Singapura, Australia, Uni Emirat Arab dan Mauritius.
Perusahaan didukung oleh lebih dari 400 profesional, telah menyelesaikan lebih dari 7.000 proyek, serta melayani lebih dari 300 klien aktif di berbagai sektor, termasuk keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan.
Baca Juga: Telkom (TLKM) Perketat Keamanan Data, Respons Ancaman Siber Meningkat
Dari sisi kinerja, Itsec mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Pada 2025, pendapatan mencapai Rp 527,1 miliar atau tumbuh sekitar 62% secara tahunan, dengan laba bersih sebesar Rp 65,4 miliar.
Presiden Direktur Itsec Asia, Patrick Dannacher, mengatakan pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan akselerasi transformasi digital di Indonesia.
“Selama 16 tahun terakhir, Itsec tumbuh seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia. Pencapaian kami hari ini tidak hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari fondasi yang semakin kuat sebagai perusahaan keamanan siber yang berkelanjutan dan profitable,” ujar, dalam keterangan resmi, Selasa (14/4).
Nah, ,elalui IntelliBron Aman Enterprise, Itsec mencoba menjawab salah satu celah terbesar dalam keamanan organisasi, yakni penggunaan perangkat mobile pribadi yang rentan terhadap berbagai ancaman, mulai dari malware, penipuan digital, hingga pencurian data finansial.
Solusi ini mengusung pendekatan berbasis institusi, di mana organisasi berlangganan platform dan memberikan akses kepada seluruh anggotanya melalui kode aktivasi. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh perlindungan tanpa biaya tambahan.
“Ancaman di ponsel saat ini bukan sekadar isu teknis, tetapi penipuan finansial yang nyata. IntelliBron Aman Enterprise adalah jawaban kami: institusi Anda melindungi Anda, tanpa biaya apa pun,” tambah Patrick. Produk ini merupakan pengembangan dari IntelliBron Aman versi individu yang sebelumnya telah tersedia untuk masyarakat.
Selain itu, Itsec memperkuat komitmen jangka panjang melalui pendirian Itsex Cyber and AI Academy pada 2025, guna menjawab kebutuhan talenta keamanan siber dan kecerdasan buatan di Indonesia.
Ke depan, Itsex Asia menegaskan komitmennya untuk memperluas akses perlindungan digital bagi masyarakat di tengah lanskap ancaman siber yang semakin kompleks.
“Masa depan digital Indonesia adalah milik seluruh masyarakat, dan keamanan sibernya juga harus demikian,” tutup Patrick Dannacher.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













