kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri


Selasa, 16 Desember 2025 / 08:11 WIB
Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri
ILUSTRASI. Antam (ANTM) yakini gangguan di tambang Grasberg tidak mengganggu pasokan emas domestik, tetap optimis tingkatkan sumber lokal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) bakal terus memperkuat pasokan bahan baku emas yang berasal dari dalam negeri. Emiten ini yakin insiden yang terjadi di Tambang Grasberg milik PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak akan berdampak signifikan terhadap pasokan bahan baku emas.

Direktur Komersial Aneka Tambang Handi Sutanto mengatakan, ANTM telah meneken kerja sama dengan PTFI sejak awal tahun ini. Pengiriman perdana emas dari PTFI ke ANTM berlangsung pada Februari 2025 yakni kurang lebih 125 kilogram (kg).

Hanya saja, terjadi insiden gangguan di Tambang Grasberg milik PTFI yang bersifat force majeur pada kuartal ketiga lalu. Alhasil, terjadi penurunan pasokan emas dari PTFI untuk sementara waktu.

"Kami juga telah mendengar, Freeport diperkirakan akan mengalami penurunan produksi sekitar 30% pada tahun depan," ujar dia dalam konferensi pers, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Menperin Ungkap Strategi Pacu TKDN di e-Katalog, Singgung Tantangan dari Mafia Impor

ANTM pun terus berkomunikasi dengan PTFI untuk mencari solusi dan melihat adanya ruang perbaikan produksi, sehingga memungkinkan pengiriman emas dari PTFI ke ANTM tetap stabil.

Terlepas dari itu, Manajemen ANTM tetap optimisitis dapat terus meningkatkan porsi sumber bahan baku emas dalam negeri. Penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 50 Tahun 2080 terkait kebijakan bea keluar ekspor emas diharapkan jadi momentum bagi ANTM untuk mendapatkan pasokan bahan baku emas domestik yang lebih banyak.

"Dengan adanya PMK yang baru akan mendorong penjualan emas di pasar domestik. Kami optimistis pasti ada perbaikan," imbuh Handi.

 

Kebijakan bea keluar atas ekspor emas juga dinilai ANTM sejalan dengan program Asta Cita pemerintah yang ingin memperkuat hilirisasi emas di dalam negeri, di mana ANTM bakal terlibat dalam hilirisasi tersebut mulai dari proses penambangan, pemurnian, hingga pengolahan ke produk jadi akhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×